Sosial
Cerita Minimnya Peralatan Yang Dimiliki Tim SAR Sehingga Sempat Ada Mahasiswa Yang Tak Tertolong Nyawanya
Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Segenap anggota Tim Search and Rescue (SAR) wilayah II Pantai Baron pada Kamis (03/10/2019) siang tadi terlihat sumringah. Hal ini lantaran mereka baru saja menerima bantuan penunjang dari Corporate Social Responsibilities (CSR) Bank Pembangunan Daerah Gunungkidul (BDG). Adapun pemberian bantuan ini sendiri dilatarbelakangi oleh kebutuhan dan peran nyata tim SAR dalam pengembangan pariwisata di Gunungkidul. Adanya kekurangan sarana dan pra sarana yang dimiliki SAR sendiri memang cukup peting lantaran sempat membuat jatuhnya korban jiwa.
Direktur PD BPR BDG Suci Sulistyawati mengatakan, keberadaan Tim SAR di wilayah pantai Kabupaten Gunungkidul memang cukup sentral. Dengan segala keterbatasannya, Tim SAR harus selalu siap sedia melindungi ribuan bahkan puluhan ribu wisatawan yang setiap harinya menjejali kawasan pantai Gunungkidul. Sebuah tugas yang sangat berat tentunya dan harus mendapatkan perhatian yang semestinya.
“Sarana pra sarana tim SAR ini harus memadai sehingga setiap ada korban laka laut bisa segera tertangani,” ucap Suci saat penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Pantai Baron, Kamis siang tadi.
Adapun bantuan yang diberikan kepada Tim SAR Wilayah II yakni lima unit tabung oksigen, satu unit tandu stecher, dua unit tandu stecher dan seragam kaos untuk 57 anggota Tim SAR.
“Seperti yang kita ketahui, Pantai Baron ini merupakan sebagai pantai tujuan utama wisatawan, sehingga sarana pra sarana untuk Tim SAR juga harus memadai,” ujar dia.

Bantuan secara simbolis sendiri diberikan kepada Koordinator Tim SAR Wilayah II, Marjono.
Pihak Tim SAR Wilayah II sendiri mengapresiasi bantuan yang diberikan. Hal tersebut lantaran saat ini, di tengah ramainya kunjungan wisata, peralatan yang dimiliki oleh tim SAR bisa dibilang cukup minim. Marjono menyebut, tandu stecher yang diperuntukkan untuk korban patah tulang saat ini baru ada tiga unit.
“Yang punya baru Drini, Pulangsawal dan Sepanjang. Dapat bantuan ini, satu diantaranya akan kami gunakan untuk Pantai Baron yang memang cukup sering terjadi laka laut,” ucap Marjono.
Marjono menceritakan, karena minimnya fasilitas yang ada, ada sejumlah kejadian yang tidak bisa tertangani dengan maksimal. Seperti pada 2016 silam di jalan bertebing sekitar TPR, terjadi kecelakaan yang melibatkan seorang mahasiswa. Karena di Pos SAR terdekat tidak memiliki tandu stecher, warga harus menggotong korban tanpa peralatan memadai serta teknik yang aman.
“Korban dinyatakan patah tulang leher, sampai RSUD meninggal dunia karena mengangkatnya tidak menggunakan tandu stecher,” ungkapnya.
Di sisi lain, untuk Pos SAR di sisi utara seperti Pantai Ngrenehan, Nguyahan, Gesing, Kesirat, Wohkudu, Watu Gupit dan pantai lainnya peralatan juga masih minim. Adapun petugas yang ada sendiri juga tak kalah minim lantaran hanya ada dua orang.
“Jadi kalau ada laka laut mau tidak mau untuk sarana dan petugas menunggu dari Baron atau kalau urgent kami mintakan bantuan SAR Parangtritis,” tandas Marjono.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
