Peristiwa
Santap Suguhan Snack Acara, Perangkat Desa Kepek Keracunan Massal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah perangkat desa Desa Kepek, Kecamatan Wonosari mengalami keracunan massal. Para perangkat tersebut mengalami sakit perut diduga usai menyantap snack dalam sebuah acara pada Kamis (07/11/2019) silam. Beberapa orang korban bahkan hingga kini masih merasakan sakit sehingga tidak bisa bekerja seperti biasa.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, peristiwa tersebut bermula ketika Pemerintah Desa Kepek menggelar acara seremonial dalam rangka menerima kunjungan dari Polres Gunungkidul, Kodim 0730 Gunungkidul dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD). Kunjungan ini sendiri terkait dengan monitoring Pilkades serentak.
Dalam pertemuan tersebut, panitia menyuguhkan hidangan snack kepada para pejabat yang hadir. Semula, tak ada yang aneh dan acara berlangsung lancar hingga akhir. Namun selang beberapa jam, sedikitnya 6 orang perangkat kemudian mengalami gejala seperti keracunan. Para korban tersebut mengalami badan lemas, sakit perut hingga muntah-muntah. Tak hanya itu, dua orang bahkan sempat dirawat di rumah sakit.
Ketika dikonfirmasi, Sekdes Kepek, Mardiyana mengaku sebagai salah seorang korban yang merasakan sakit. Ia mengatakan, dirinya baru merasakan sakit pada Jumat dini hari. Saat itu, perutnya terasa sakit yang luar biasa pada bagian perutnya. Ia juga sempat mengalami diare.
“Jumat pagi sekitar pukul 3.00 WIB, lambung terasa seperti ditarik tarik sakit sekali, lalu perut juga, mirip seperti kalau masuk angin. Kemudian waktu BAB ternyata diare. Paginya mual-mual sampai muntah juga 2 kali, juga masih BAB terus,” kata Mardiyana, Senin (11/11/2019).
Pada dini hari itu, dirinya pun terpaksa barus pergi berobat untuk mengatasi rasa sakit yang dirasakannya. Setelah berobat, dokter mendiaksosa bahwa dirinya terserang diare.
“Sudah mendingan, tetapi masih terasa mual. Kalau kata dokter diare,” imbuh dia.
Hal serupa juga dirasakan oleh beberapa orang perangkat desa lainnya. Namun begitu, uniknya tamu lain yang turut menyantap hidangan tidak mengalami hal semacam itu. Sejauh kabar yang diterima, dugaan keracunan massal tersebut hanya terbatas dialami oleh para perangkat desa.
Sementara itu, Kaur Keuangan, Desa Kepek, Suryanto menambahkan, meski sejumlah staf masih mengalami sakit, namun hal tersebut tak sampai menggangu pelayanan di Balai Desa Kepek. Hanya saja diakuinya, pelayanan memang tidak bisa berlangsung maksimal karena sejumlah perangkat tidak masuk kerja akibat sakit yang masih dirasakan.
“Sudah ada beberapa yang masuk, kalau memang sangat penting dn membutuhkan cepat untuk butuh tanda tangan dokumen, nanti kita antar,” terang Suryanto.
Sementara itu, Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Sidik Purnomo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan keracunan massal yang dialami oleh para perangkat desa Kepek. Atas informasi ini, pihak kepolisian akan melakukan langkah koordinasi dengan pihak pemerintah desa..
“Sampai saat ini tidak ada laporan masuk,” singkat dia.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized21 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
