Sosial
Jelang Awal Puasa, PD Muhammadiyah Minta Masyarakat Tak Lakukan Tradisi Padusan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Saat ini masyarakat tengah bersiap diri untuk melaksanakan ibadah puasa. Biasanya, sebelum dimulainya bulan puasa, masyarakat Gunungkidul melaksanakan tradisi padusan. Tradisi tersebut kerap dilakukan di tempat pemandian umum atau pantai. Namun di tengah pandemi corona ini, masyarakat diminta untuk tidak melaksanakan tradisi semacam ini di tempat umum.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunungkidul, Sadmonodadi mengatakan, saat ini pemerintah masih menunggu rukyat untuk menentukan awal dimulainya puasa pada tahun ini. Namun begitu, dirinya memperkirakan bahwa awal puasa akan dilaksanakan serentak pada 24 April 2020 ini.
“Kelihatanya begitu (serentak 24 April) tetapi pemerintah masih menunggu rukyat,” kata Sadmonodadi, Rabu (22/04/2020).
Biasanya awal puasa selalu dibarengi dengan tradisi padusan sehari sebelum dijalankannya puasa. Menanggapi hal itu, ia berpesan kepada masyarakat yang hendak menyambut bulan suci ramadan.
“Khusus terkait dengan tradisi padusan, bagi yang melaksanakan sebaiknya tidak dilakukan di pemandian umum dan atau pantai. Dengan menjaga ketaatan kita kepada ulama dan pemerintah Insya Allah pandemi akan segera berakhir,” imbaunya.
Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh. Dengan tetap memperhatikan petunjuk para ulama dan ketentuan pemerintah. Sehingga ibadah puasa tahun ini dapat berjalan hikmad.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono memastikan tidak adanya aktifitas padusan di kawasan pantai. Ia menegaskan bahwa kawasan pantai selatan masih ditutup.
“Obyek wisata pantai masih ditutup, tidak ada agenda yang mengarah tradisi padusan,” terang dia.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga menyiapkan personil yang bertugas di pos retribusi. Mereka selama ini bertugas untuk menghalau wisatawan yang akan masuk ke kawasan wisata.
“Ada patugas yang memberitahukan agar mereka putar balik,” ucap dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
