Info Ringan
Enam Jenis Spesies Ikan Asli Indonesia
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Indonesia merupakan rumah bagi berbagai jenis spesies ikan, yang mayoritas jenisnya adalah spesies asli. Spesies ikan yang ada di Indonesia bervariasi dalam ukuran, perilaku, dan penampilan. Beberapa ikan tersebut contohnya Sea bream perak, hiu harimau, dan naga merah. Selain ikan-ikan itu, ada ikan lainnya yang juga asli Indonesia. Ikan apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut.
Silver Sea Bream

Di luar Indonesia, ikan yang memiliki nama latin Pagrus auratus bisa juga ditemukan di sepanjang pantai Selandia Baru, Australia dan kepulauan Tasmania. Silver Sea bream lebih suka bertelur di perairan yang kedalamannya tak lebih dari 50 meter. Ikan dewasa bisa ditemukan di kelompok yang besar. Ikan jenis ini hidup di daerah berbatu dan karang setinggi kira-kira 200 meter, yang menjadi tempat bermigrasi. Ikan yang lebih besar bisa ditemukan di muara dan pelabuhan.
Hiu Macan

Hiu Macan atau nama Latinnya Galeocerdo cuvier merupakan salah satu hiu terbesar di dunia. Hiu ini bisa tumbuh sampai tiga meter dan bisa ditemukan di perairan Indonesia. Nama ikan ini berasal dari tanda garis vertikal khas yang membentang di sepanjang tubuhnya. Hiu harimau diklasifikasikan sebagai spesies Hampir Terancam Punah pada Daftar Merah Konservasi Alam (IUCN). Hiu macan dewasa warnanya hijau kebiruan dan juga memiliki bentuk tubuh yang khas dengan kepala lebar dan bagian atasnya menjadi ramping ke arah ekor.
Giant Snakehead

Dengan nama Latin Channa micropeltes, ikan Giant Snakehead mampu tumbuh sampai 1,3 meter dan beratnya kira-kira 20 kilogram. Ikan jenis ini berasal dari negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Kamboja juga Vietnam. Di Indonesia, ikan ini dapat ditemukan di pulau Kalimantan dan Sumatra. Panjang Giant Snakehead bisa sampai 6 kaki atau kira-kira 1.82 meter. Ikan ini dikenal dapat membunuh lebih banyak ikan dibandingkan yang bisa dikonsumsi dan bisa berbahaya bagi spesies asli di tempat lain. Giant Snakehead mempunyai tubuh seperti belut dengan kepala yang sebagian besarnya adalah mulut. Giant Snakehead yang muda mempunyai warna bervariasi dari oranye, merah dan hitam yang memudar sejalan dengan berjalannya waktu.
Hiu Kalimantan

Hiu Kalimantan atau nama Latinnya Carcharhinus borneensi, di Indonesia bisa ditemukan di sekitar Pulau Kalimantan seusai dengan namanya. Selain itu, ikan ini juga bisa ditemukan di perairan pantai dekat Mukah di wilayah barat laut Pulau Kalimantan. Jenis hiu ini adalah hiu yang sangat langka dan diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah. Ikan hiu ini biasanya hidup di perairan pantai yang dangkal dan ancaman utama keberadaannya adalah manusia yang sering memancing mereka. Tubuh hiu ini memiliki tanda berupa moncong panjang runcing, lubang hidung sempit, tubuh kurus, dan serangkaian pori-pori di sekitar mulut yang unik untuk genus ini.
Red Dragonet

Ikan Red Dragonnet atau Foetorepus altivelis merupakan ikan asli perairan Samudra Hindia dan sebagian besar dijumpai di beberapa negara Asia Tenggara. Ikan ini bisa ditemukan di kedalaman antara 60 meter dan 700 meter. Spesies jantan ikan ini bisa tumbuh sampai panjang 17 cm sedangkan betina tumbuh sampai 13 cm. Red Dragonet merupakan spesies penting untuk tujuan komersial perikanan lokal.
Angel Shark Indonesia

Nama Latin ikan ini adalah Squatina legnota. Ikan ini merupakan spesies langka angel shark, famili Squatinidae. Hal ini diketahui dari beberapa spesimen yang dikumpulkan dari area pendaratan ikan di Indonesia selatan. Diperkirakan ikan ini mendiami perairan dalam lereng benua. Angel shark Indonesia bisa mencapai panjang setidaknya 1,34 m. Spesies ini mempunyai bentuk rata seperti ikan ray dan ekor dan sirip ekor yang berkembang dengan baik. Hal ini ditandai dengan tidak adanya pinggiran di hidung dan duri di garis tengah punggungnya. Juga, punggung yang berwarna abu-abu yang relatif polos dilengkapi dengan pelana berwarna gelap di bawah pangkal sirip punggung dan margin hitam di daerah bawah sirip dada.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Budaya20 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
