Connect with us

Uncategorized

Kelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)- Jalan strategis Kretek-Girijati atau yang dikenal sebagai Kelok 18 akan memasuki tahap uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) selama sepekan. Namun, pengendara yang melintas belum bisa menikmati fasilitas rest area dalam waktu dekat karena fasilitas tersebut masih masuk pekerjaan Lot 17A.

Uji coba Kelok 18 dijadwalkan berlangsung pada 14-20 September 2026. Setelah uji coba, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) akan melakukan evaluasi pada 21 September untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pembukaan penuh jalur tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Aris Prasena, mengatakan pekerjaan pada Lot 17 memang telah selesai. Namun, masih ada pekerjaan lanjutan pada Lot 17A.

“Nah, uji cobanya dilakukan satu minggu mulai tanggal 14 sampai dengan tanggal 20 September. Pasca itu kami berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait pada tanggal 21 September untuk melakukan evaluasi dari masa uji coba itu,” kata Aris, Kamis (10/9/2026).

Menurut Aris, evaluasi akan melihat sejumlah aspek, terutama keselamatan pengguna jalan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan kapan Kelok 18 bisa dibuka secara penuh.

“Apakah ada faktor-faktor keselamatan atau yang lainnya yang memang nanti perlu dibenahi. Itu akan menjadi bagian pertimbangan kapan full open traffic dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, pembukaan jalur juga masih dimungkinkan menggunakan skema tertentu. Salah satunya pembukaan dengan pembatasan, tergantung hasil evaluasi setelah uji coba.

Berita Lainnya  Ada Pertimbangan Khusus, Beberapa Desa Pilih Tidak Laksanakan Program Setengah Miliar Masker

“Nanti ada mekanisme atau opsi-opsi, misalnya dibuka dengan pembatasan atau yang lain. Itu yang akan menjadi bagian evaluasi bersama,” jelasnya.

Bagi pengendara yang berharap bisa beristirahat di rest area Kelok 18, tampaknya masih harus bersabar. Aris menyebut fasilitas tersebut belum dapat digunakan dalam waktu dekat.

Sebab, pembangunan rest area masih menjadi bagian dari pekerjaan Lot 17A yang belum masuk tahap penyelesaian.

“Rest area itu masuk ke Lot 17A yang baru akan dikonstruksi. Jadi mungkin masih sekitar satu tahun lagi penyelesaiannya,” kata Aris.

Dengan demikian, meski akses Kelok 18 mulai diuji coba pada pertengahan September, fasilitas pendukung perjalanan berupa rest area belum tersedia.

Berita Lainnya  Satpol PP dan Bea Cukai Sita 76.220 Batang Rokok Ilegal di Gunungkidul

Jalan Kretek-Girijati sendiri merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Bantul dan Gunungkidul. Jalan sepanjang 5,64 kilometer dengan lebar aspal 7 meter tersebut dibangun dengan nilai kontrak sekitar Rp 254,57 miliar.

Jalur ini juga menjadi penghubung antara Jalan Parangtritis dan Jembatan Kretek II menuju ruas Girijati-Tlogowarak serta Legundi-Planjan yang merupakan bagian dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Sebelumnya Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan pembangunan Kelok 18 diharapkan memperkuat konektivitas kawasan selatan DIY, terutama akses menuju sejumlah destinasi wisata di Bantul dan Gunungkidul.

Selain membuka akses transportasi, pemerintah juga menyiapkan pengembangan fasilitas pendukung di kawasan tersebut. Salah satunya gardu pandang dan rest area yang nantinya dapat menjadi lokasi bagi pelaku UMKM untuk membuka gerai.

Berita Lainnya  Temuan Arca Ungkap Jejak Hindu-Buddha di Pantai Selatan Gunungkidul

Pemkab Gunungkidul juga melihat keberadaan jalur tersebut sebagai peluang untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan.

“Melalui skema land banking, pemerintah berupaya menawarkan potensi ekonomi di area selatan kepada para investor agar aset daerah tidak menganggur dan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujar Endah.

Namun, untuk saat ini masyarakat masih harus menunggu hasil uji coba dan evaluasi sebelum Kelok 18 benar-benar dibuka penuh. Sementara rest area diperkirakan baru dapat digunakan sekitar satu tahun setelah pekerjaan Lot 17A selesai.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler