Uncategorized
Kepatuhan Uji KIR Masih Rendah, Ini Strategi Pemkab Gunungkidul
Wonosari, (pidjar.com) – Layanan uji berkala kendaraan bermotor atau KIR di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah digratiskan selama dua tahun terakhir. Namun, kebijakan itu belum mampu mendongkrak kepatuhan pemilik kendaraan. Hingga pertengahan 2026, baru 1.416 dari total 13.715 kendaraan wajib uji yang menjalani pemeriksaan.
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Edy Suryanta, mengatakan rendahnya kepatuhan tersebut menjadi perhatian pihaknya. Menurut dia, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi itu adalah belum optimalnya penegakan aturan di lapangan.
Padahal, uji KIR merupakan pemeriksaan berkala untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Pemeriksaan tersebut juga mencakup komponen yang berpotensi mengalami kebocoran, seperti saluran dan tutup tangki bahan bakar.
“Kita menguji itu juga termasuk mengecek saluran bahan bakar, termasuk tutup bahan bakar,” kata Edy, Selasa (20/10/2026).
Edy menjelaskan, kendaraan yang mengalami kebocoran bahan bakar maupun oli dapat meninggalkan ceceran di jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama pengendara sepeda motor.
Menurut dia, kendaraan yang mengalami kebocoran tidak selalu berasal dari Gunungkidul. Kendaraan luar daerah, termasuk bus pariwisata yang melintas, juga berpotensi mengalami masalah serupa.
“Model tangki kan berbeda-beda, bisa jadi saat ngerem bocor, atau bisa juga olinya. Makanya kami imbau untuk cek secara berkala,” ujarnya.
Berdasarkan data Dishub Gunungkidul, jumlah kendaraan yang menjalani uji KIR belum sebanding dengan total kendaraan yang wajib menjalani pemeriksaan. Pada 2024, tercatat 4.142 dari 13.355 kendaraan wajib uji telah menjalani pemeriksaan.
Angka tersebut menurun pada 2025. Dari total 13.588 kendaraan wajib uji, hanya 3.406 kendaraan yang mengikuti pengujian.
Sementara hingga pertengahan 2026, baru 1.416 dari 13.715 kendaraan wajib uji yang menjalani pemeriksaan. Artinya, sebanyak 12.299 kendaraan belum tercatat mengikuti pengujian pada periode tersebut.
Edy menyebut layanan uji KIR telah digratiskan selama dua tahun terakhir. Meski demikian, kebijakan tersebut belum diikuti peningkatan kepatuhan yang diharapkan.
Karena itu, Dishub berupaya meningkatkan pengawasan dan mengingatkan pemilik kendaraan agar tidak mengabaikan kewajiban pengujian berkala. Imbauan juga disampaikan melalui petugas lalu lintas kepada pengendara yang kendaraannya masuk kategori wajib uji.
“Kita peringatkan melalui bagian lalu lintas, sering kita titipi pesan kepada pengendara supaya cek KIR,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Gunungkidul, Agus Hendro Kusumo, mengatakan pengawasan kendaraan dilakukan bersamaan dengan pengaturan arus lalu lintas setiap pagi.
Dalam pengawasan tersebut, petugas dapat menemukan kendaraan yang masa berlaku uji KIR-nya telah habis. Kendaraan yang melanggar ketentuan dapat ditindak sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau ada kendaraan yang KIR-nya mati, akan dilakukan penilangan oleh PPNS (penyidik pegawai negeri sipil) kami, kemudian kami limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” kata Agus.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Budaya13 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
