Uncategorized
Anggota Paskibra Gedangsari Meninggal, Bupati Gunungkidul Akan Berikan Penghargaan
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Rabu (09/08/2023) kemarin seorang anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) di Kapanewon Gedangsari meninggal secara mendadak. Ia adalah Tang Aulia Delfi Safitri (19) warga Padukuhan Bogem, Kalurahan Bogem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
Meninggalnya Tang Aulia saat ini menjadi perhatian banyak pihak. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta beserta para pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Gunungkidul pun pada Sabtu (12/09/2023) kemarin berkunjung ke rumah duka untuk turut berbela sungkawa terhadap keluarga siswa SMK Negeri 2 Gedangsari ini.
Suasana duka masih menyelimuti anggota keluarga remaja perempuan tersebut. Saat Bupati tiba di rumah duka, orang tua Tang Aulia langsung menyambut dengan hangat. Berbalut rasa hati yang masih campur aduk, Sinom yang merupakan ayah Tang Aulia banyak menceritakan tentang putri bungsunya tersebut. Mulai dari aktif berkegiatan di masyarakat, aktif mengikuti pembinaan remaja, dan memiliki hobi olahraga.
“Dia adalah sosok anak yang ceria memiliki hobi berenang dan lari,” ucap Sinom ngobrol dengan Bupati dan rombongan.
Keluarga pun tak menyangka jika Tang Aulia akan meninggalkan keluarga secepat ini. Sejak beberapa pekan terakhir ia memang mengikuti latihan sebagai anggota Paskibra Kapanewon Gedangsari. Belum lama ini, ia mengeluh kecapekan dan meminta diurut. Kemudian di hari Rabu sore, sepulang sekolah dan latihan ia tiba-tiba lemas. Keluarga kemudian membawanya ke Puskesmas Bayat agar mendapatkan penanganan, akan tetapi ia dinyatakan meninggal dunia.

“Kami tidak menyangka akan secepat ini. Keluarga hanya bisa berusaha ikhlas,” terang dia
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, akan memberikan penghargaan kepada almarhum Tang Aulia Delfi Safitri. Penghargaan ini nantinya akan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Nanti akan kami berikan penghargaan meskipun adik ini belum bertugas,” kata Bupati.
Bupati atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Aulia. Bupati meminta keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini.
“Semoga almarhum diberikan tempat terbaik disisi Tuhan, Allah SWT, “ imbuhnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized1 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa12 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
