Sosial
Pertamina Dorong Gunungkidul Jadi Sentra Nangka, 400 Ribu Pohon Menghijau di Jatiayu
Karangmojo,(pidjar.com)– Kawasan Hutan Wanaboga, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, mulai diarahkan menjadi salah satu kawasan penghasil nangka untuk memenuhi kebutuhan bahan baku gudeg di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hal tersebut disampaikan Komisaris PT Pertamina (Persero), Nanik S Deyang, saat menghadiri Panen Raya Nangka di Hutan Wanaboga Jatiayu, Sabtu (3/10/2026).
Nanik mengatakan, kebutuhan nangka untuk industri gudeg di DIY saat ini masih jauh lebih besar dibandingkan produksi yang tersedia.
“Selama ini Jogja sebagai Kota Gudeg sangat tergantung pasokan nangka dari luar daerah. Kebutuhan nangka untuk gudeg sebanyak 6 ton, sedangkan di DIY hanya ada nangka 2 ton,” kata Nanik.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang besar untuk mengembangkan tanaman nangka di wilayah DIY, khususnya Gunungkidul yang memiliki lahan cukup luas.
“Harapannya, kebutuhan bahan baku gudeg tidak lagi sepenuhnya bergantung dari luar daerah. Gunungkidul memiliki lahan yang luas dan masyarakat yang mampu mengelolanya,” ujarnya.
Di Hutan Wanaboga Jatiayu sendiri, sekitar 400 ribu pohon nangka telah ditanam di lahan seluas 87 hektare. Nanik berharap pengembangan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman maupun panen raya.
“Kalau ini terus dikembangkan, saya berharap nantinya bisa memenuhi kebutuhan ribuan warung gudeg di DIY, bahkan bisa memasok kebutuhan di berbagai daerah,” ungkapnya.
Nanik juga menyoroti persoalan air yang menjadi tantangan utama dalam pengembangan tanaman di Gunungkidul.
Menurut dia, perjuangan masyarakat menanam dan merawat ratusan ribu pohon nangka di kawasan yang memiliki keterbatasan air patut mendapat dukungan berkelanjutan.
“Kami dari Pertamina tidak hanya mau panen raya saja. Kami melihat perjuangan warga di sini luar biasa, menanam nangka di lahan yang susah air,” katanya.
Karena itu, Pertamina melalui Danantara Indonesia sebagai mitra utama akan memberikan dukungan pembangunan Sumur Bor Dalam (Deep Well) yang dilengkapi pompa tenaga surya.
“Ke depan, Pertamina akan mendukung penuh dengan membangun Sumur Bor Dalam (Deep Well) dengan pompa tenaga surya di area Hutan Wanaboga Jatiayu ini,” tegas Nanik.
Ia berharap keberadaan sumber air tersebut nantinya tidak hanya mendukung tanaman nangka, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat mengembangkan tanaman lain melalui pola tumpang sari.
“Di bawah pohon nangka nantinya bisa dikembangkan tanaman lain, seperti cabai, terong, jahe, kunyit maupun palawija. Jadi masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan,” jelasnya.
Nanik menilai pola tersebut penting agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Petani tidak hanya memperoleh penghasilan dari proses penanaman dan pemeliharaan, tetapi juga memiliki peluang menikmati hasil ketika tanaman mulai produktif.
Panen raya yang digelar sekitar pukul 10.00 WIB tersebut merupakan kolaborasi Pertamina, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY.
Pengembangan kawasan juga mendapat dukungan pemanfaatan Tanah Milik Kraton atau Sultan Ground (SG) untuk pengembangan tanaman nangka dan tanaman produktif lainnya.
Nanik menegaskan, keberlanjutan program menjadi hal penting agar kawasan Hutan Wanaboga benar-benar memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Jangan hanya berhenti di tanam. Harus dirawat, airnya tersedia, kemudian hasilnya nanti bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” pungkasnya.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
