Pariwisata
Camping Syahdu di Pantai Watukodok
Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir berpadukan dengan gunung karst dan kondisi alam yang asri dan indah. Tak heran jika daerah ini menjadi daerah tunjuan wisata.
Salah satu pantai yang belakangan menjadi idola adalah Pantai Watu Kodok yang berada di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Tempat ini banyak digandrungi untuk camping oleh para mahasiswa ataupun keluarga.
Pada libur akhir pekan serta momen tertentu, pantai ini selalu penuh wisatawan. Baik mereka yang camping atau hanya sekedar ingin menikmati keindahannya saja.
Pantai Watukodok memilik bibir pantai yang tidak terlalu luas, namun di sekelilingnya banyak ditumbuhi pepohonan sehingga memberikan nuansa yang rindang. Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Watukodok tak hanya untuk menikmati indahnya lautan lepas dan bermain air. Namun banyak dari mereka yang menghabiskan malam di tempat ini dengan bercamping.
Untuk camping di Pantai Watukodok, pengunjung bisa saja membawa peralatan camping secara mandiri, namun jika tidak mau ribet bisa menyewa di persewaan yang tersedia. Fasilitasnya pun lengkap mulai dari tenda, ada snack, matras, dan lain sebagainya. Harganya pun terjangkau tergantung dengan paket dan banyaknya orang yang akan camping.

“Sabtu Minggu ramai sekali yang camping di pantai ini. Seru banget,” kata Bagus, seorang pengunjung.
Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan disana mulai dari memancing bagi yang memiliki hobi mancing, berenang di pantai, hingga bermain pasir. Jika ingin bebakaran, di lokasi ini pun juga bisa untuk kegiatan-kegiatan seperti ini.
“Viewnya indah apalagi kalau sunset atau sunrise, nagih deh pokoknya suasanaya itu,” tambah dia.
Wisatawan yang hendak Pantai Watu Kodok bisa melalui kawasan TPR utama Pantai Baron ataupun TPR lainnya hanya dengan membayar Rp 15 ribu restribusi per orang. Perlu diingat, di TPR Baron saat ini pemerintah menerapkan sistem pembayaran cashless, sehingga siapkan handphone dan saldo. Atau bisa juga menggunakan tap kartu e-money jika saldo tidak mencukupi bisa top up di lokasi tersebut.
Setelah melewati TPR kemudian mengikuti jalan ke arah kiri. Dari pantai Kukup masih terus ke timur, tepatnya di sisi timur pantai Sepanjang.
Arahkan kendaraan ke kanan mengikuti jalur setapak. Di jalurya sudah bagus tidak berbatu, di sekeliling jalan ini banyak perbukitan serta di bawah ladang para warga. Jika sore atau pagi melintas di jalur ini bisa sembari melihat aktivitas petani di lahan mereka.
“Dari ketinggian jalan itu sudah nampak lautan lepas yang luar biasa indahnya. Pokoknya lelah perjalanan akan terbayar dengan pemandangan dan panorama di jalan masuk serta di lokasi pantai Watu Kodok ini,” imbuhnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
