Connect with us

Pariwisata

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat ini, rombongan pelajar dari berbagai daerah kembali berdatangan menggunakan bus pariwisata dan memadati sejumlah destinasi wisata edukasi di Kota Gudeg. DIY memang cukup beruntung lantaran menjadi salah satu destinasi pilihan untuk rombongan pelajar yang menggelar study tour.

Memasuki pertengahan Juni, peningkatan kunjungan mulai terlihat di berbagai objek wisata. Tak hanya berasal dari Pulau Jawa, rombongan siswa dari Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi juga mulai menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan utama kegiatan study tour.

Humas Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) DIY, Iwan Sulistyanto, mengatakan segmen pelajar masih menjadi salah satu pasar penting bagi industri pariwisata Yogyakarta. Menurutnya, citra DIY sebagai Kota Pendidikan masih sangat kuat di mata sekolah-sekolah dari berbagai daerah.

“Segmen pelajar masih menjadi salah satu pasar penting bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Terlebih DIY memiliki citra Kota Pendidikan yang juga memiliki wisata edukasi dan budaya,” kata Iwan, Selasa (16/6/2026).

Ia menilai Yogyakarta menawarkan paket wisata yang lengkap dan sulit ditemukan di daerah lain. Selain menjadi destinasi rekreasi, Yogyakarta juga menghadirkan pengalaman pendidikan, budaya, sejarah hingga interaksi sosial yang mampu memperkaya proses belajar siswa di luar ruang kelas.

Menurut Iwan, pola perjalanan study tour saat ini juga mengalami perubahan. Jika beberapa tahun lalu sekolah lebih banyak memilih city tour dan kunjungan ke situs sejarah, kini program wisata edukasi mulai dikemas lebih interaktif.

Berita Lainnya  Memetik Senja di Pantai Kesirat, Pantai Unik Yang Tak Miliki Dataran Pasir

“Tren study tour juga mulai berkembang. Sekolah-sekolah tidak hanya mencari kunjungan sejarah dan city tour, tetapi mulai mengombinasikan program dengan aktivitas yang lebih interaktif dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa,” ujarnya.

Konsep experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman kini menjadi salah satu pertimbangan utama sekolah dalam menyusun agenda kunjungan. Kegiatan praktik lapangan, observasi langsung, hingga interaksi dengan masyarakat mulai banyak dimasukkan ke dalam paket wisata edukasi.

ASITA DIY juga mencatat adanya peningkatan jumlah rombongan sekolah yang datang dari luar Pulau Jawa. Fenomena ini dinilai menjadi sinyal positif bahwa reputasi Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata edukasi masih tetap kuat di tengah persaingan destinasi wisata nasional.

Berita Lainnya  Tahap Akhir Persiapan Penerapan e-Ticketing Retribusi Pantai Selatan

“Selain dari Jawa, saat ini juga mulai terlihat peningkatan rombongan dari luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Ini menunjukkan Yogyakarta masih menjadi tujuan utama untuk wisata edukasi dan study tour sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul turut bersiap menyambut meningkatnya arus wisatawan selama musim liburan sekolah. Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di destinasi wisata agar pengunjung merasa nyaman selama berlibur.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga pengunjung nyaman berwisata di Gunungkidul dan memberikan respons positif,” kata Eko.

Menurutnya, kenyamanan wisatawan menjadi faktor penting dalam membangun citra positif pariwisata Gunungkidul sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor wisata.

Berita Lainnya  Pariwisata Gunungkidul Berangsur-angsur Mulai Pulih Pasca Bencana

“Relasi wisatawan memberi citra positif pariwisata Gunungkidul,” ujarnya.

Selain meningkatkan pelayanan, Disparekrafpora juga terus menggencarkan promosi destinasi wisata melalui berbagai saluran, termasuk media sosial. Pemanfaatan influencer hingga penyelenggaraan agenda berskala internasional dalam kalender pariwisata daerah menjadi salah satu strategi untuk menarik lebih banyak wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga tren positif kunjungan wisata selama musim liburan sekolah sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta dan Gunungkidul sebagai destinasi unggulan wisata edukasi dan wisata alam di Indonesia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata20 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler