fbpx
Connect with us

Sosial

Belum Bisa Disimpulkan, Penularan Corona di Kantor Dinkes Disebut Ruwet

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul belum menemukan muasal penularan covid-19 terhadap belasan karyawannya itu. Namun begitu, hal ini menjadi peringatan agar tidak lengah dan lebih memperketat protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait dengan penularan terhadap belasan karyawan Dinkes. Bahkan ia menyebut bahwa klaster ini susah untuk disimpulkan.

“Ruwet, satu ruangan ada yang positif dan ada yang negatif. Belum dapat disimpulkan. Tapi ini sudah masuk klaster,” ucap Dewi, Jumat (21/08/2020).

Disinggung mengenai hasil swab test terhadap ratusan orang yang berkaitan dengan klaster Dinas Kesehatan itu, menurut Dewi sampai saat ini belum keluar. Pihaknya berharap tidak ada penambahan kasus positif berkaitan dengan klaster Dinkes.

Berita Lainnya  Peminat Tinggi, APBD Gunungkidul Hanya Mampu Berangkatkan 3 KK Transmigran

“Untuk yang terakhir belum ada,” ucap Dewi ketika disinggung mengenai ratusan hasil swab terhadap karyawan Dinkes dan keluarga karyawan.

Belakangan ini, penambahan kasus corona di Gunungkidul juga berkaitan dengan adanya pesta pernikahan. Sebagai contoh, tambahan kasus di wilayah Playen beberapa waktu lalu. Untuk itu, Dinkes Gunungkidul mengimbau agar masyarakat lebih taat terhadap protokol kesehatan.

“Saya kira jika protokol kesehatan dilaksanakan dengan benar, Insya allah akan aman. Lepatuhan itu yang perlu diperketat,” ucap dia.

Sebagai informasi, total kasus corona di Gunungkidul sampai dengan saat ini mencapai 161 kasus. Sedangkan pasien yang berhasil sembuh sebanyak 110 dan 47 sisanya masih dalam perawatan.

Berita Lainnya  Ada Passing Grade, Peserta Tes Seleksi PPPK Tak Langsung Bisa Lolos Meski Pendaftar Kurang

“Tambahan satu kasus kemarin laki-laki seorang tenaga kesehatan berusia 56 tahun warga Kapanewon Patuk,” pungkas Dewi. 

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler