Pemerintahan
Jalur Rusak Akibat Longsor di Ngawen Baru Bisa Diperbaiki Akhir Tahun
Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul melakukan inventarisir jalan kabupaten yang rusak akibat tanah longsor yang belakangan ini terjadi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kerusakan ruas jalan menuju Padukuhan Wonosari, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen. Bahu jalan di sejumlah titik saat ini telah terkikis longsor dan sebagian jalan mulai mengalami penurunan. Hal ini tentunya cukup membahayakan pengguna jalan. Namun demikian, perbaikan sendiri baru bisa dilakukan pada akhir tahun mendatang lantaran harus menngunakan skema anggaran dari APBD Perubahan 2026.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini mengakibatkan sejumlah infrastruktur khususnya jalan mengalami kerusakan. Dari DPUPRKP sendiri telah menerjunkan tim utuk pengecekan di ruas jalan Padukuhan Wonosari, Jurangjero.
Hasilnya, terdapat banyak titik yang tergerus longsor sehingga membutuhkan penanganan dari pemerintah karena dirasa membahayakan bagi pengguna jalan.
“Ada banyak titiknya, yang paling panjang itu 100 meter terkikis dan jalannya sebagian mulai turun. Kemudian ada beberapa titik lagi kalau ditotal juga sekitar 100 meter. Itu terkikis longsor sekitar 15 meter kedalamannya,” jelas Rakhmadian Wijayanto, Jumat, (06/03/2026).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk penanganan sementara pemerintah dan kepolisian melakukan pemasangan policeline di lokasi tersebut. Hanya separuh jalan yang bisa digunakan untuk berlalu lintas.

“Saat ini hanya separuh jalan yang bisa dipakai, yang sebagian sudah turun dan bahaya karena memang ada rekahan-rekahan di sekitar lokasi,” papar dia.
“Kalau untuk truk angkutan tidak diperkenankan lewat di jalan tersebut,” sambungnya.
Untuk penanganannya, pemerintah merencanakan perbaikan menggunakan APBD Perubahan tahun 2026 mendatang. Anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan tersebut sekitar Rp 700 juta. Anggaran ini akan dipergunakan di beberapa titik yang perlu perbaikan.
“Itu nanti penanganannya harus ditalud dulu kemudian yang atas kita lakukan penanganan di yang turun itu,” sambungnya.
Menurut Rakhmadian, sejauh ini kerusakan jalan kabupaten akibat longsor baru di ruas jalan menuju Padukuhan Wonosari saja. Nantinya jika ada kerusakan di lokasi lain pihaknya akan turun untuk melakukan pengecak dan perumusan penanganan.
“Kalau yang Clongop itu jalan Provinsi jadi penanganan dan perbaikannya kewenangan provinsi. Sekarang masih dilakukan pembersihan batuan dan material yang menutup jalan tersebut,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
