Pemerintahan
Gedung DPRD Gunungkidul Laku “Terjual” Seharga 600 Juta
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul akan segera dimulai dalam waktu dekat. Pada tahun 2022 ini, pembangunan sendiri akan dilaksanakan untuk tahap pertama. Sedangkan tahapan keduanya akan berlangsung pada tahun 2023 mendatang. Menyusul hal tersebut, pemerintah kemudian melakukan lelang aset dan pembongkaran gedung anggota dewan tersebut. Para anggota DPRD Gunungkidul sendiri saat ini menempati kompleks Bangsal Sewokoprojo untuk menjadi kantor sementara.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengungkapkan, gedung yang semula merupakan kantor anggota legislatif ini telah dilelang oleh pemerintah dan dihargai sebesar 600 juta rupiah. Penghapusan aset negara ini dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) milik Kementerian Keuangan.
“Sudah dilakukan lelang aset yang ada, laku sebesar Rp 600 juta yang masuk pada kas negara,” jelas Sri Suhartanta, Senin (13/06/2022).
Adapun usai dilakukan lelang, tim yang ada kemudian melakukan pembongkaran gedung selama 1 bulan full, terhitung mulai 1 Juni 2022 ini. Barulah dari situ akan dilakukan proses selanjutnya agar gedung legislatif ini segera terbangun.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Agus Subaryanto mengatakan, usai semua tahapan ini, akan segera dilanjutkan tahapan lainnya. Adapun pada awal Juli besok ditargetkan sudah mulai tanda tangan kontrak bersama rekanan yang nantinya akan mengerjakan proyek pembangunan.

“Kami targetkan 3 Juli mendatang sudah tanda tangan kontrak dan dimulai konstruksi,” jelas Agus.
Sebagaimana diketahui, gedung anyar DPRD Gunungkidul ini dibangun dengan anggaran 42 miliar untuk konstruksi dan 1,6 miliar untuk pengawas yang bersumber dari APBD Gunungkidul. Proses pembanguanan sendiri dilaksanakan dengan sistem multiyears. Pada tahun anggaran tahun 2022 ini, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar 12 miliar konstruksi dan 240 juta untuk pengawas.
“Bangunan gedung dewan yang baru rencananya akan dibangun 4 lantai dengan standarisasi yang ada dan paling tidak representatif untuk kegiatan dan kebutuhan dewan,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
