Pariwisata
Jelang Lebaran, Belalang Goreng Gunungkidul Mendadak Langka dan Mahal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Harga belalang di Kabupaten Gunungkidul mulai merangkak naik mencapai ratusan ribu rupiah. Hal tersebut terjadi lantaran mulai langkanya belalang di bumi handayani mengalami permintaan yang meningkat.
Sebagaimana diketahui, belalang goreng atau masayarakt Gunungkidul menyebutnya Walang goreng menjadi kuliner extrem khas daerah Gunungkidul. Rasanya yang gurih, makanan ini menjadi salah satu camilan bahkan lauk favorit bagi masyarakat bahkan warga luar Gunungkidul.
Pada pertengahan bulan puasa pada tahun ini pedagang makanan khas tersebut kesulitan untuk mendapatkan bahan baku utamanya yaitu belalang. Seperti diungkapkan oleh Karjiyem (45) warga Mulo, Kecamatan Wonosari yang menjajakan belalang goreng di Jalan Jogja-Wonosari.
“Saat ini harga belalang mentah perkilogramnya mencapai Rp 100 ribu, jika dijual dalam bentuk matang belalang mencapai harga Rp 500 ribu,” kata dia, Minggu (26/05/2019).
Tingginya harga jual belalang menurut Karsiyem lantaran saat ini belalang asli Gunungkidul mulai sulit dijumpai. Sehingga belalang dari luar daerah merajai pasaran di Gunungkidul.

“Sekarang belalang dibeli dari pengepul-pengepul , mereka mendapat belalang dari luar daerah Gunungkidul seperti Kulonprogo, Purworejo, sampai Kebumen. Kalau di Gunungkidul belalang sudah jarang ditemui,” terang dia.
Ia mengatakan tahun lalu saat hari raya Idul Fitri harga belalang mentah mencapai Rp 260 ribu per kologramnya. Hal tersebut membuat dirinya mau tiadak mau harus ikut menaikkan harga jual per toplesnya.
“Saat ini pertoples Rp 25 ribu. Kalau naik ya ikut naik sesuai pasaran,” kata dia.
Tak jauh beda dengan Karjiyem, pedagang lainnya bernama Andriyani (27) mengaku saat ini harga belalang sudah mulai naik dan dirinya kesulitan untuk mencari belalang mentah.
“Di Gunungkidul sudah sulit untuk dapat elalang kebanyakan belalang dari Kulonprogo dan daerah lain di Jawa Tengah seperti Purworejo dan Kebumen. Tahun lalu seperti saat tahun baru maupu hari raya lebaran harga belalang mentah sampai Rp 200 ribu perkilo itupun barangnya tidak ada,” katanya. (kelvian)
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
