Pemerintahan
Pembebasan Lahan Rampung, Kawasan Perbatasan Patuk Bakal Makin Cantik Dilengkapi Taman Megah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul nampaknya semakin serius dalam memperbaiki wajah Gunungkidul. Setelah sejumlah tugu, landmark hingga rest area, pemerintah juga akan segera membuat taman megah. Taman tersebut rencananya akan dibangun di sisi barat yaitu di Kecamatan Patuk, tepat di perbatasan dengan Kabupaten Bantul. Saat ini, proses pembebasan lahan yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah telah berhasil dirampungkan. Proses pembangunan sendiri akan dilakukan pada tahun 2019 mendatang. Nantinya di taman megah itu, akan dilengkapi dengan papan informasi mengenai potensi daerah yang dimiliki oleh Kabupaten Gunungkidul.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya memang sedang berupaya memercantik Kabupaten Gunungkidul. Salah satunya yang segera diwujudkan ialah dengan membuat taman indah di pintu masuk sisi barat.
“Rencana memang ada pembangunan taman di area Patuk tersebut diproyeksikan sebagai penyambut masyarakat atau wisatawan yang datang ke Gunungkidul,” kata Drajat beberapa waktu lalu.
Drajat menambahkan, taman yang terletak di samping tugu perbatasan kabupaten ini nantinya akan ditanami berbagai jenis pepohonan dan dihiasi oleh indahnya berbagai macam jenis bunga. Selain itu, sebuah layar berukuran raksasa akan dipasang untuk menayangkan potensi daerah yang ada di Gunungkidul.
“Nanti dalam layar video akan ada potensi daerah. Kita jadikan sebagai ajang promosi wilayah juga,” kata dia.

Taman megah ini akan dibangun di lahan seluas 5000 meter persegi. Untuk pembebasan lahannya sendiri saat ini telah berhasil dirampungkan.
Sekda menambahkan, pihaknya memang merencanakan untuk mempercantik kawasan perbatasan. Tak hanya di sisi barat saja, akan tetapi Pemkab Gunungkidul juga terus berusaha mempercantik tugu perbatasan dari sisi utara maupun timur. Dengan demikian, wisatawan maupun masyarakat yang masuk Gunungkidul mempunyai pandangan postif.
“Pembangunan fisiknya akan dianggarkan tahun depan, semoga semuanya lancar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Winaryo menambahkan, tahun ini pihaknya sudah membebaskan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan taman. Total ada 5.055 meter persegi yang telah dibebaskan dari 7 orang warga pemilik lahan yang ada di Kecamatan Patuk tersebut.
“Untuk anggaran pembebasan lahan sekitar Rp 6,7 miliar,” katanya.
Selain pembebasan lahan di Patuk untuk taman, pihaknya juga tengah mensosialisasikan mengenai pembebasan lahan untuk jalur alternatif Gading-Sleman.
“Kita saat ini sedang sosialisasi kan ke masyarakat tentang upaya pembebasan lahan untuk jalur alternatif,” ucapnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
