Pemerintahan
Pemkab Gunungkidul Lanjutkan Proyek Penataan Wajah Kota Wonosari
Wonosari,(pidjar.com)– Sejak tahun 2022 lalu Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan proyek pembangunan penataan wajah kota Wonosari yang dimulai dari Bundaran Siyono, Kapanewon Playen. Proyek ini terus berkelanjutan setiap tahunnya sesuai kemampuan anggaran pemerintah.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wahyu Ardi Nugroho mengatakan, tahun 2024 ini proyek penataan wajah kota Wonosari kembali dilanjutkan oleh pemerintah. Sejak beberapa waktu lalu memang diketahui pekerja banyak yang melakukan pembangunan di jalan menuju alun-alun Wonosari.
“Tahun ini dianggarkan Rp 2,9 miliar untuk melanjutkan proyek penataan wajah kota ini,” kata Wahyu Ardi, Selasa (12/11/2024).
Lebih lanjut ia mengatakan, ada pengerjaan di beberapa bagian yang dilakukan dengan anggaran tersebut diantaranya pekerjaan trotoar, pemasangan lampu dan pelengkap lain sepanjang 100 meter. Selain itu juga dilakukan pengaspalan karena di likasi pembangunan saat ini ada beberapa titik kerusakan di jalan.
Menurutnya, pengerjaan sendiri sudah hampir selesai. Adapun proses saat ini telah sampai di tahapan finishing. Proyek ini direncakanan masih akan berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya.

“Tahun depan direncanakan akan dilanjutkan, sebab jika dalam perencanaannya, penataan wajah kota ini akan dilakukan sampai di wilayah Baleharjo,” papar Ardi.
Disinggung mengenai anggaran di tahun depan, ia mengungkapkan kebutuhan untuk tahun depan hampir sama dengan tahun 2024 ini yaitu Rp 2,9 miliar dengan fokus pengerjaan kurang lebih 100 meter.
“Kalau untuk tahun depan rencananya tanpa pengaspalan karena kondisinya masih bagus,” tandasnya.
Disinggung mengenai target selesai secara keseluruhan proyek penataan wajah kota ini, Wahyu Ardi mengatakan jika kedepan realisasinya menyesuaikan kemampuan anggaran Pemkab Gunungkidul. Sehingga dalam pelaksanaanya dilakukan secara bertahap.
Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan wajah Kota Wonosari yang lebih menarik kembali. Selain penataan di ruas jalan menuju kota, pemerintah juga akan melanjutkan penataaan Alun-alun Wonosari. Sebagaimana diketahui, sejak beberapa tahun terakhir pemerintah melakukan perembakan di kawasan Alun-alun. Pro dan kontra sempat terjadi atas proyek pengerjaan ini.
“Insya Allah tahun depan dilanjut,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Harry Sukmono.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penataan alun-alun ini mempertimbangkan sejumlah hal. Salah satunya adalah kondisi tanah di alun-alun yang sering mengalami kemiringan ekstrim di musim kemarau dan saat musim hujan tanah tidak bisa menyerap air sehingha menyebabkan genangan.
Hal tersebut ditindak lanjuti dengan penataan alun-alun. Selain itu konsepnya juga untuk membuat ruang terbuka hijau di kawasan kota , sehingga jauh lebih asri dan hijau.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
