Olahraga
Perkenalkan Bayu, Atlet Jalan Cepat Asal Playen Yang Berhasil Raih Medali Perak PON Papua
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah atlet berprestasi dari Kabupaten Gunungkidul turut menyemarakkan gelaran bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021. Yang cukup menyita perhatian adalah manakala atlet kebanggaan Kota Gaplek ini bisa meraih medali dalam ajang tersebut. Adalah Bayu Prasetyo yang diketahui berhasil menyabet medali perak dalam kompetisi jalan cepat kategori 20 kilometer. Sebuah prestasi yang sangat membanggangkan lantaran dengan medali perak yang diraih ini, Bayu bisa dikatakan telah masuk pada jajaran paling atas atlet jalan cepat se-Indonesia.
Informasi yang berhasil dihimpun, Bayu sendiri merupakan warga Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen. Untuk mengikuti PON Papua ini, dirinya sudah bersiap sejak beberapa waktu lalu. Latihan demi latihan ia jalani termasuk untuk menjaga stamina agar tetap fit.
Medali perak sendiri berhasil diraih Bayu pada kompetisi Sabtu (09/10/2021) pagi tadi. Sejak kilometer pertama, Bayu memang sudah langsung berhasil merangsek di barisan terdepan. Dia berada di posisi kedua tepat di belakang lawannya dari Jawa Barat yang memang sudah jauh lebih berpengalaman.
Hasil latihan keras Bayu sendiri terus terlihat dalam perlombaan. Perlahan, ia mampu keluar dari tekanan dan terus merangsek untuk mencapai posisi terdepan. Namun meski telah berusaha keras, Bayu harus rela masuk ke garis finish di posisi kedua.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur,” kata Bayu kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sabtu (09/10/2021).

Semangatnya dalam mengikuti kompetisi memang tidak pernah pudar. Sejak dulu ia berusaha semaksimal mungkin untuk membanggakan orang tua serta mendongkrak popularitas daerah asalnya. Ia juga berterimakasih terhadap warga Gunungkidul serta pihak-pihak lain yang memberikan dukungan terhadap dirinya sampai dengan saat ini.
“Terimakasih atas doa dan dukungannya,” imbuh dia.
Disampaikan Bayu, persiapan untuk mengikuti PON Papua ini memang berbeda dibandingkan dengan dengan kompetisi lainnya. Sebab saat ini masih dalam situasi pandemi sehingga latihan yang dilakukan ada sedikit kendala. Fasilitas umum yang digunakan untuk berlatih tidak dibuka setiap hari. Namun begitu, hal tersebut tak menyurutkan semangatnya. Latihan demi latihan berat terus ia lahap agar pada ajang kompetisi yang sesungguhnya, ia kemudian bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.
“Berkahnya memang untuk waktu latihan untuk persiapan lebih lama,” jelasnya.
Ia sedikit bercerita, di mana memang sejak kecil sudah sangat gemar dengan olahraga. Basicnya memang di cabang olahraga atletik. Beberapa cabang olahrga sempat ia coba. Namun memang kemudian ia putuskan untuk menekuni olahrahga jalan cepat. Cabang olahraga ini pulalah yang kemudian memberikannya keberuntungan masuk dalam jajaran atas atlet Indonesia.
Pemuda jebolan SMA N 2 Playen tersebut dulunya mencoba lari jarak 800 dan 1500 meter. Kemudian ia naikan menjadi jarak 5000 meter. Kemudian tahun 2012 barulah ia mencoba cabang olahraga jalan cepat.
Petualangan Bayu dalam kompetisi jalan cepat memang sudah sangat panjang. Berbagai kejuaraan tingkat nasional bahkan internasional sudah ia ikuti. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Ia selalu membawa pulang medali yang sangat membanggakan.
“Semoga ke depan prestasi saya terus meningkat dan bisa meraih medali di kejuaraan-kejuaraan internasional. Tetap semangat dan fokus dalam berlatih,” papar dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
