Uncategorized
Perkuat Nilai Keislaman Melalui Wisata Religi, Rihlah Keluarga Sakinah Kembali Digelar
Jogja, (pidjar.com) – Rihlah Keluarga Sakinah (RKS) yang digagas oleh Majelis Taklim Shafiyah Shalehah kembali digelar akhir tahun ini untuk kedua kalinya. RKS #2 ditujukan kepada keluarga muslim yang ingin memperkuat nilai-nilai keislaman.
Mengusung tema ‘Sehidup Sesurga’, acara tersebut akan berlangsung pada 20–22 Desember 2024 di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta dan akan diramaikan dengan Rihlah Moslem Fair (RMF) , sebuah pameran Islami yang menjadi wadah edukasi, belanja dan kolaborasi.
Juru Bicara RKS#2, Andromeda Naholo mengatakan, acara tersebut digelar untuk menjadi hiburan liburan akhir tahun bagi keluarga muslim sekaligus memperdalam kajian Islam.
“Kami berharap keberadaan majelis taklim ini bisa semakin luas. Kami ajak keluarga muslim dari dalam dan luar Yogya untuk jalan-jalan dengan tetap berkaitan kajian atau mengaji bersama,” katanya dalam konferensi pers di Sekar Kedhaton Yogyakarta, Senin (16/12/2024).

Menurut Andromeda, belajar dan mengaji sangat erat hubungannya dengan keluarga. Oleh karena itu, nantinya pembicara yang hadir juga berpengalaman dalam bidang keluarga. Mereka berasal dari praktisi bisnis, praktisi keluarga hingga ustad.
“Kami ingin mengenalkan bagaimana dakwah bisa menggunakan medium mudah diterima masyarakat luas. Ternyata acara liburan keluarga, games, ke pantai, outbond bisa menyebarkan Islam dengan lebih luas. Peserta kita ajak ke Gesing Wonderland, Pesantren Darush Sholihin Panggang Gunungkidul, gala dinner di Sekar Kedhaton Kotagede dan juga ada outbond,” jelasnya.
Dijelaskan Andromeda, yang membedakan acara tahun ini dengan tahun sebelumnya yakni adanya Rihlah Moslem Fair dengan 50 stand di Ballroom Royal Ambarrukmo. Acara tersebut digelar gratis dan terbuka bagi siapa saja.
“Saat ini yang terdaftar sudah sekitar 150 terdiri dari peserta yang menginap, tidak menginap dan jalan-jalan saja. Ada yang dari Jakarta, Bandung, Sidoarjo, Semarang, Solo, Magelang dan sekitar Jogja. Ini menjadi salah satu pilihan wisata religi di Jogja,” imbuhnya.(Ken).
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized2 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa16 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
