Pemerintahan
Proyek Taman Budaya Gunungkidul Diperkirakan Rampung Juni 2021 Mendatang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan Taman Budaya Gunungkidul (TBG) di Kalurahan Logandeng sudah mencapai 98 persen. Jika sesuai sengan kontrak maka pembangunan proyek multiyears tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juni 2021 mendatang.
Kepala Bidang Ciptakarya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan permukiman Gunungkidul, Agus Subaryanto mengungkapkan, pembangunan TBG berjalan 3 tahun anggaran pemerintah. Dimulai dari 2019, 2020, dan kemudian diselesaikan pada 2021 ini. Sampai dengan saat ini sudah 98 persen bangunan berdiri.
“Ini sudah mulai finishing ya. Kita kerjakan beberapa titik, termasuk dengan adanya pembangunan sebuah patung penari tayub yang ada di lingkup TBG ini,” terang Agus Subaryanto.
Sekarang juga masih ada beberapa bagian yang belum terselesaikan diantaranya landscape, joglo, dan finishing amphiteater. Disinggung mengenai rencana kedepan terkait dengan pengembangan (pembangunan tambahan) TBG menurutnya sampai dengan saat ini belum ada rencana ke arah situ. Menurutnya pemerintah masih menyelesaikan konsep yang ada dulu.
Sembari berjalan, pengembangan bisa saja dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan di gedung yang nantinya akan menunjang kegiatan seni dan kegiatan lain itu.

“Belum ada rencana penambahan-penambahan lain. Untuk pembangunan multiyears ini kami targetkan sesuai kontrak selesai akhir Juni 2021,” ucap dia.
Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung tersebut mencapai 133 miliar rupiah. Dimana anggaran bersumber dari Dana Keistimewaan yang diperoleh dari pemkab. Gelontoran dana terbanyak yaitu berada pada tahun pertama dan kedua, sedangkan tahun 2021 ini untuk penyelesaian pembangunan mega proyek itu dianggarkan 13 miliar rupiah.
Beberapa waktu lalu, kepala Bidang Warisan Budaya Kundha Kabudayan Gunungkidul, Agus Mantara mengatakan saat ini pembangunan masih berlangsung, sesuai dengan kontrak yang disepakati pembangunan rampung pada bulan Juni mendatang.
“Iya kontrak selesai Juni. Ya kalau selesai sebelum batas waktu tentu bagus tapi perlu diingat harus sesuai dengan perencanaan,” ucap Agus.
Ia berharap dengan adanya TBG ini nantinya kegiatan kesenian dapat terpusat. Dengan begitu dapat lebih mudah dalam mengakomodirnya, dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat sekitar. Nantinya di tempat ini akan menjadi sentra kegiatan seni dan budaya di Gunungkidul. Konsep pemanfaatannya pun juga sudah ada.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
