Connect with us

Kriminal

Puluhan Batang Jati “Dipanen” Maling

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Apes dialami oleh Toni Prajoko warga Padukuhan Kajar III, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari. Puluhan batang pohon jati miliknya yang terletak di Padukuhan Budegan II, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari raib dicuri. Akibat kejadian ini, korban harus mengalami kerugian hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa ini diketahui pertama kali oleh Toni pada Senin (09/02/2026) pagi tadi. Awalnya, ia didatangi oleh salah seorang warga setempat yang hendak meminta ranting-ranting jati sisa penebangan. Permintaan itu langsung membuat korban curiga lantaran ia tak pernah menebang pohon jati miliknya.

“Saya langsung curiga. Wong saya tidak tebang apa-apa, tapi kok ada yang minta ranting. Akhirnya saya cek sendiri ke lokasi,” ujar Toni Prajoko saat ditemui pidjar.com.

Ia pun langsung memutuskan untuk mendatangi kebun miliknya yang memang berlokasi cukup jauh dari rumahnya. Setibanya di kebun, Toni langsung shock lantaran seluruh pohon jati yang sebelumnya berdiri kokoh telah hilang tanpa sisa. Toni menyebut jumlah pohon yang raib mencapai sekitar 30 batang dengan ukuran cukup besar.

Berita Lainnya  Intensitas Hujan Diprediksi Tinggi, Warga Dihimbau Waspadai Potensi Bencana

“Jumlahnya kurang lebih 30 pohon, diameternya rata-rata sekitar 80 sentimeter. Itu jati tua, siap panen, jelas nilainya besar,” ungkapnya.

Korban menduga pencurian dilakukan secara terencana dan terorganisir. Pasalnya, untuk menebang dan mengangkut kayu jati sebesar itu diperlukan alat khusus serta kendaraan pengangkut.

Menurut Tony, berdasarkan penuturan warga sekitar kebun miliknya, penebangan itu dilakukan oleh sejumlah orang sekitar seminggu silam. Warga sendiri tak curiga lantaran berpikir bahwa hal itu dilakukan atas sepengetahuan pemilik.

“Kerugian saya sekitar 40 sampai 50 juta, karena jati itu sudah berusia sekitar 10 tahunan,” lanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban menyatakan tengah menyiapkan laporan resmi ke pihak kepolisian.

Berita Lainnya  Kasus Gantung Diri Bertambah, Sukarman Jelok Nekat Akhiri Hidupnya di Emperan Rumah

“Saya berharap pelaku bisa segera tertangkap. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang dan merugikan warga lain,” pungkasnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler