Pemerintahan
Selain yang Tercecer DTKS, Warga Positif Covid dan PDP akan Dapat Bantuan Uang Tunai dari Pemkab Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah kabupaten masih mengupayakan penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD Gunungkidul. Saat ini proses pengajuan dan inventarisir data terdampak covid dari segi medis dan keluarga kurang mampu non data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo memaparkan, pada APBD Perubahan 2020 pemerintah kembali mengusulkan penyaluran bantuan bagi mereka yang belum mendapatkan bantuan dan terdampak covid-19. Adapun kreiteria bagi mereka yang mendapatkan bantuan dari pemkab Gunungkidul adalah keluarga kurang mampu yang tidak masuk dalam DTKS dan kriteria medis.
“Yang medis itu maksudnya mereka yang terkonfirmasi positif, PDP dirawat dan lainnya,” terang Hadi Hendro Prayogo.
Pada periode 1 (Mei dan Juni) pemerintah telah menyalurkan bantuan uang tunai sebesar 300 ribu x 2 bulan. Kemudian kemudian pada periode 2 (Juli, Agustus, September) bantuan yang diberikan pada kategori itu sebesar 200 ribu x 3 bulan.
“Periode pertama itu kita salurkan 3.371 medis dan 2.814 keluarga miskin non DTKS. Kemudian untuk periode 2 sebanyak 1.453 medis dan 1.912 keluarga miskin non DTKS,” imbuhnya.

Pihaknya telah mengusulkan ke bupati untuk periode Oktober, November, Desember segera dilakukan pencairan anggaran. Saat ini masih dalam tahapan pengajuan dan masih melakukan update data berkaitan dengan berapa orang yang masuk dalam kategori medis maupun masuk dalam rumah tangga non DTKS.
“Besarannya 200 ribu rupiah. Kalau untuk datanya ini masih menunggu, tapi ada pengurangan karena ada yang masuk mendapatkan dari kemensos,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyalurkan 900 paket sembako bagi keluaga yang menjalankan isolasi mandiri. Ia berharap dengan bantuan yang diberikan itu dapat meringankan beban yang dihadapi oleh masyarakat dalam kondisi seperti sekarang.
“Kita juga masih berusaha semaksimal mungkin untuk bantuan yang bersumber dari APBD ini. Kalau yang BST kemensos masih berjalan ini juga masih ada pencairan,”tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
