Info Ringan
Tujuh Fakta Tentang Kapal Selam
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Untuk menjelajahi dan mengetahui kehidupan bawah laut, kita bisa menggunakan kapal selam. Dengan kapal yang mampu menyelam ini, kita bisa ke dunia bawah air tanpa berinteraksi langsung dengan air. Selain itu, kapal jenis ini juga kerap digunakan sebagai salah satu armada perang. Bahkan saat terjadi Perang Dunia, kapal selam disebut-sebut sebagai senjata terampuh. Nah, kali ini kita akan membahas fakta menarik seputar kapal tersebut. Dilansir dari berbagai sumber, berikut informasinya!
Kapal Selam Dilengkapi Dengan Tangki Air Sebagai Pemberat
Tangki air dalam kapal, berfungsi sebagai pemberat. Tangki air akan diisi saat kapal akan beroperasi. Sebaliknya, saat kapal berada di permukaan atau telah selesai beroperasi, air dalam tangki akan dikeluarkan.
Dipasangi Periskop Sebagai Alat Bantu Lihat
Untuk memantau keadaan dari dalam, setiap kapal selam dipasangi periskop. Periskop dibuat dari serangkaian kaca dan prisma yang telah diatur sedemikian rupa sehingga bisa melihat sesuatu dari jarak jauh.

Ruangan Dalam Kapal Sangatlah Sempit
Tak seperti di film, kenyataannya ruangan di dalam kapal jenis ini sangatlah sempit. Semua ruangan sangat sempit, termasuk lorong antarruangan. Bahkan, ada kapal yang tidak memiliki tempat tidur, khususnya kapal selam militer. Ruangan yang cukup lebar adalah ruang pemandu dan ruang juru masak.
Air Bersih Diperoleh Dari Sulingan Air Laut
Karena terbatasnya ruangan, tak mungkin para penyelam membawa air bersih yang banyak. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, air lautlah yang digunakan. Tentunya, air laut tersebut telah disuling menjadi air tawar.
Pertama Kali Dibuat Tahun 1620
Kapal selam telah diproduksi sejak 1620 di Inggris. Pembuatnya adalah Cornelius Drebbel. Untuk kapal selam militer, pertama kali dibuat tahun 1775 di Amerika Serikat oleh David Bushnell. Kapal tersebut diberi nama Turtle dan hanya bisa diisi satu orang.
Kapal Selam Menjadi Senjata Terampuh Saat Perang Dunia
Pecahnya perang besar antarnegara tentunya menuntut adanya senjata yang super ampuh. Kapal selam dianggap sebagai salah satu senjata terampuh selama Perang Dunia I dan II. Tiap kapal tersebut dilengkapi dengan torpedo, senjata berbentuk tabung yang dapat menembak di dalam air.
Selama Abad Ke-19, Teknologi Kapal Selam Semakin Berkembang
Dari tahun ke tahun, teknologi kapal selam senantiasa diperbaiki. Perkembangan yang paling terasa terjadi selama abad ke-19. Salah satu terobosan terbaru yang dilakukan adalah lambung kapal yang terbuat dari bahan titanium atau baja. Hal ini menjadikan kapal tidak hancur apabila terkena tekanan air yang besar dari dasar laut.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
