Pemerintahan
Pembangunan JJLS Diharapkan Mampu Tingkatkan Perekonomian Di Kawasan Pesisir
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dibangunnya jalan jalur lingkar selatan (JJLS) diharapkan mampu berdampak positif terhadap perkembangan perekonomian masyarakat khususnya pada sektor perikanan. Pasalnya dengan dibukanya akses jalur yang luas dapat mempermudah mobilitas dalam hal pengangkutan. Terlebih di kawasan timur yang memiliki potensi luar biasa di bidang ini.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Krisna Berlian mengatakan, dengan dibangunnya JJLS tentu sangat berdampak positif. Terlebih di kawasan pelabuhan dan sekitarnya sehingga dalam pengangkutan hasil ikan tangkapan segar dapat lebih mudah dan efisien. Belum lagi masyarakat juga dibekali keterampilan untuk mengolah hasil produksi ikan dan lainnya.
“Tentu dengan dibangunnya JJLS itu ada harapan besar bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kapasitas,” kata Krisna Berlian, Sabtu (02/11/2019).
Menurut Krisna, dampak pembangunan JJLS sedikit banyak sudah bisa dirasakan meski prosesnya saat ini masih terus berjalan. Saat jalan itu sudah terhubung dari Jawa Timur, DIY hingga Jawa Barat maka dampaknya akan terasa lebih besar.
Sementara itu, Kepala Bidang Tangkap Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Purwono Sulistyohadi menambahkan, di Gunungkidul sendiri terdapat 1 pelabuhan yang cukup besar dengan hasil yang melimpah. Adapun pelabuhan yang dimaksud yakni pelabuhan di Sadeng, Kecamatan Girisubo. Potensi di Sadeng dapat terus dikembangkan seiring dibangunnya JJLS. Selain letak yang makin strategis dengan keberadan JJLS, pelabuhan ini memiliki lokasi yang representatif ketimbang pelabuhan lain di wilayah DIY.
“Untuk sadeng sendiri memang terbesar di Gunungkidul, diharapkan juga di DIY dengan segala potensi yang dimiliki,” ujar Sulistyo Hadi.
Selain satu pelabuhan besar yang hasil tangkapan ikannya banyak pula, ada 7 Tempat Pendaratan Ikan yang juga menunjang hasil tangkap ikan. Seperti misalnya di Drini, Ngrenehan, Baron, Gesing dan beberapa PPI lainnya. Berkaitan dengan tangkap ikan di Gunungkidul, ada puluhan ribu ton pertahunnya. Itupun tergantung dengan musim dan cuaca yang terjadi.
“Untuk di Sadeng memang besar karena ada banyak dengan kapasitas tertentu yang beroperasi,” tutup dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized5 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
