Peristiwa
Kecamatan Ngawen Terdampak Bencana Angin Paling Parah, Puluhan Rumah Rusak dan Ternak Mati
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bencana yang terjadi Rabu (13/03/2019) sore lalu ternyata berdampak pada rusaknya puluhan bangunan rumah milik warga di Desa Beji, Kecamatan Ngawen. Tak hanya itu, belasan titik jalan sore kemarin juga sempat tidak bisa dilalui lantaran pohon-pohon yang tumbang menutup akses jalur Nglipar-Ngawen dan beberapa ruas jalan padukuhan lainnya. Sampai Kamis (14/03/2019) pagi tadi, warga dan petugas dari BPBD Gunungkidul masih berusaha melakukan kerja bakti untuk pengkondisian bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh anggotanya, Kecamatan Ngawen merupakan salah satu titik terparah yang diterjang angin kencang hingga mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa bangunan rumah maupun bangunan kandang milik warga rusak. Adapun data yang masuk adalah sebanyak 21 unit rumah dan kandang rusak mengalami kerusakan di bagian atap.
“Desa Beji yang terparah ada 18 bangunan rumah milik warga dan kandang yang rusak. Sementara untuk di Desa Kampung ada 4 rumah,” kata Edy Basuki, Kamis (14/03/2019) pagi.
Kemudian sedikitnya 13 titik jalan sempat tertutup karena ada pohon tumbang yang melintang di jalanan diantaranya yakni di Jalan Kabupaten yang menghubungkan Ngawen dengan Nglipar sebanyak 9 titik. Jalan menuju akses Desa Beji yang berada di Padukuhan Serut 3 lokasi, serta jalur pemukiman warga di Desa Kampung.
“Untuk jalan sudah dikondisikan sejak kemarin agar tidak mengganggu lalu lintas pengguna jalan. Sedangkan rumah milik warga masih sebagian yang terkondisikan, mengingat ada beberapa faktor mulai dari sumber daya manusia dan cuaca yang kemarin belum mendukung,” imbuhnya.


Lebih lanjut Edy menungkapkan, sementara ini pihaknya juga masih dalam pengumpulan data lebih valid kembali. Dimungkinkan masih ada kejadian lain yang belum terlaporkan. Dari laporan ini, nantinya akan digunakan untuk dasar penanganan mulai dari evakuasi, pengiriman logistik hingga langkah lanjutan apa yang akan diterapkan oleh pemerintah. Sementara ini, berdasarkan informasi yang diperoleh cuaca serupa masih akan terjadi beberapa hari ke depan.
“Himbauannya tetap waspada kalau sudah mulai ada tanda-tanda warga harus berlindung dan mengetahui karakteristik wilayahnya sendiri,” tutup dia.
Sementara itu, Danramil Ngawen, Kapten Inf Slamet mengungkapkan, jika hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Ngawen memang memporak porandakan sebagian Desa Beji. Berdasarkan penyisiran data yang dilakukan oleh anggota TNI di lapangan, tercatat 96 ternak milik warga yang mati akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah maupun pohon tumbang.
“Mayoritas memang terpaan angin membuat pohon di pinggir jalan dan pemukiman warga tumbang. Kemarin langsung kami himbau masyarakat untuk waspada,” terang dia.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, akan tetapi kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta jika diakumulasikan. Terdapat lebih dari 100 pohon jati yang tumbuh di pekarangan, ladang dan pinggir jalan yang tumbang akibat bencana kemarin sore. Jaringan listrik pun juga putus sehingga listrik sementara di wilayah tersebut padam.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
