Peristiwa
Insiden Lagi di Aliran Sungai Baron, Bocah 10 Tahun Terseret Ombak dan Tenggelam
Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Noval Abian Ramadhan (10) warga Siman (06/02), Tambahsari, Pati Jawa Tengah nyaris saja menjadi korban keganasan kawasan sungai Baron. Bocah ini terseret ombak dan sempat tenggelam di aliran sungai Pantai Baron pada Sabtu (06/07/2019) pagi tadi. Beruntung meski dalam kondisi yang lemas dan lemah, bocah malang tersebut berhasil diselamatkan oleh tim SAR.
Kejadian bermula saat korban bersama rombongan datang ke Pantai Baron sekitar pukul 05.30 WIB. Beberapa saat kemudian, korban langsungn bermain air di kawasan perairan. Tanpa sadar, Noval menuju ke kawasan terlarang. Sebenarnya saat sedang bermain itu, Tim SAR Pantai Baron telah berkali-kali mengingatkan karena aliran sungai yang terhubung langsung ke Pantai Baron ini memang sangat berbahaya.
Berselang beberapa waktu, apa yang dikhawatirkan pun terjadi. Noval tenggelam di aliran sungai itu.
“Korban tenggelam di sungai dengan kedalaman empat meter. Mendengar ada korban tenggelam, kami langsung menerjunkan personel untuk melaksanakan upaya penyelamatan,” kata Sekretaris SAR Wilayah 2 Pantai Baron, Surisdiyanto, Sabtu siang.
Beruntung berkat kesigapan dari tim SAR, korban akhirnya berhasil ditemukan. Ia lalu dievakuasi ke daratan. Namun saat itu, korban sudah dalam kondisi lemas dan pingsan. Dimungkinkan, ketika tenggelam tersebut, Noval terlalu banyak meminum air laut. Selepas mendapatkan pertolongan pertama, korban lalu dilarikan ke sebuah klinik kesehatan.

“Setelah mendapatkan perawatan medis, tadi kondisinya terus membaik,” beber Suris.
Atas kejadian ini, Suris mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Baron agar senantiasa berhati-hati. Ia berpesan kepada seluruh pengunjung untuk bermain air di aliran sungai.
Arus muara sungai bawah tanah yang ada di Pantai Baron disebutkannya memang cukup deras dan bisa membahayakan para wisatawan. Selama ini, banyak wisatawan yang tidak mengetahui kondisi arus bawah yang sangat deras sehingga sering kali terseret ombak.
“Kami harap wisatawan yang belum memahami betul kondisi pantai patuh dengan imbauan-imbauan kami agar tidak terjadi hal yang berbahaya,” tandasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
