Peristiwa
Tabrak Pesepeda Hingga Terkapar di Jalan Raya, Pemotor Berjaket Hijau Malah Tancap Gas
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang wanita berusia 59 tahun menjadi korban tabrak lari di jalan Wonosari-Semanu, Senin (28/05/2018). Akibatnya, korban mengalami luka cukup serius di sekujur tubuhnya. Hingga saat ini, ia masih dirawat di RS Pelita Husada Semanu.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui merupakan Marsiyem warga Sambirejo RT 05 RW 04, Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Ia ditemukan tergeletak di jalan raya sekitar pukul 05.00 WIB oleh seorang warga yang hendak berladang. Saat ditemukan, Marsiyem dalam kondisi pingsan penuh luka di tubuhnya.
Oleh warga, korban lantas dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Saat ditemukan korban mengalami luka lecet-lecet di sekujur tubuhnya. Di kepalanya juga mengeluarkan darah ada luka memar benturan," kata Kasi Humas Polsek Semanu, Aiptu Ngadiranto, Senin siang.
Hingga saat ini, masih belum diketahui kronologi pasti dari kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut. Namun begitu, berdasarkan keterangan awal dari para saksi maupun keluarga korban, diduga kuat Marsiyem menjadi korban tabrak lari dari pengguna jalan yang tak bertanggung jawab.
Ditambahkan Ngadiranto, pihaknya saat ini masih terus berusaha mengumpulkan petunjuk maupun keterangan saksi yang melihat naas yang menimpa korban. Lantaran waktu kejadian masih sangat pagi, kondisi jalan memang sepi.
Ia melanjutkan, ada salah seorang warga yang melihat sebuah sepeda motor yang menabrak korban. Pengendara sepeda motor tersebut saat itu sempat berhenti dan hendak menolong korban. Namun tak berselang lama, pemotor berjaket hijau tersebut langsung pergi meninggalkan korban.
“Kami masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna memburu pelaku tabrak lari tersebut,” tandasnya.
Ditambahkannya, dari keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian, sempat ada yang melihat korban mengayuh sepeda. Korban memang setiap pagi bersepeda guna menuju tempat kerjanya. Namun selang beberapa saat, korban sudah dalam posisi tergeletak di jalan raya.
"Korban diketahui hendak bekerja, kesehariannya memang berangkat dengan mengayuh sepeda," imbuhnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
