Sosial
Protes Pekerja Bangunan Terkait Tunggakan Upah 8 Bulan, PT Woonel: Ini Salah Sasaran
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polemik upah pekerja yang belum dibayarkan oleh pihak PT Woonel Midas terus bergulir. Secercah harapan didapat oleh para buruh bangunan yang kesal setelah upah yang diperkirakan senilai ratusan juta rupiah hasil jerih payah mereka tak kunjung terbayarkan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan pekerja yang membangun gedung pabrik di perusahaan yang berlokasi di Padukuhan Bangunsari, Desa Candirejo, Kecamatan Semin menggelar aksi protes. Para pekerja yang sebagian besar merupakan warga setempat tersebut, selama 8 bulan terakhir tak diupah oleh pihak rekanan yang mendapatkan tender pembangunan pabrik.
Perwakilan dari PT Woonel Midas Leather, Udin mengungkapkan, pihaknya menghargai upaya penuntutan hak yang dilakukan oleh para pekerja proyek. Namun demikian, ia memberikan catatan bahwa protes yang dilayangkan kepada PT Woonel Midas Leather itu salah sasaran. Pasalnya, sesuai dengan tahapan dan proses awalny dari pihak PT Woonel Midas telah menyerahkan sepenuhnya pembangunan gedung ini, termasuk dalam hal ini upah para pekerja bangunan ke PT Coin, yang ditunjuk untuk melaksanakan proses pembangunan.
“Proses pembangunan ini memang kami tenderkan kepada pihak ketiga,” tutur Udin, Jumat (08/11/2019) siang.
Meski begitu, Udin menegaskan bahwa perusahaannya tidak akan lepas tanggung jawab. Ia berjanji akan menjembatani penuntutan hak para pekerja tersebut.
“Kita ingin semuanya lancar,” katanya.
Menurutnya, koordinasi telah dilakukan dari pihak PT Woonel dan pekerja. Dalam mediasi ini, kedua pihak telah menandatangani kesepakatan terkait pembayaran upah yang tertunggak. Pihaknya meminta waktu selama satu bulan lamanya dalam penyelesaian tunggakan ini. Ia bahkan berani memberikan jaminan, jika nantinya belum juga dibayarkan oleh pihak rekanan, pembayaran akan dilakukan oleh pihak Woonel.
“Awal itu sudah dibayarkan ke PT Coin karena perusahaan ini yang memenangkan terder proyek pembangunan. Jadi ini salah sasaran saja untuk protesnya. Tapi yang jelas, nanti kami siap bagaimananya,” tutupnya.
Sementara itu, Dukuh Bangunsari, Desa Candirejo, Darus membenarkan telah dilakukannya proses mediasi antara perwakilan pekerja dengan PT Woneel Midas dan PT Coin. Adapun tuntuan dari pekerja sendiri yakni seluruh upah yang belum dibayarkan diminta oleh pekerja segera dilunasi dalam waktu dekat. Menurut Darus, total dari tunggakan upah pekerjaan selama 8 bulan terhadap sebanyak 30 pekerja adalah Rp 411 juta.
Meski begitu, para pekerja merasa bahwa tenggang waktu selama 1 bulan itu terlalu lama. Pihaknya menuntut, dalam 1 hingga 2 minggu ke depan, proses pelunasan sudah harus selesai dilakukan.
“Kemarin sudah ada koordinasi dengan pihak berangkutan mulai ada titik terang. Tapi ya itu tadi, pekerja minta waktu secepatnya,” keluh Darus.
Adanya permasalahan belum dibayarnya upah pekerja ini memang berdampak pada pembangunan gedung. Pasalnya, sejumlah pekerja yang merasa keberatan lantaran adanya ketidakberesan dalam sistem pengupahan sempat ada yang berhenti. Sementara yang masih bertahan juga kebingungan dalam mencari nafkah bagi keluarga mereka.
“Yang sudah berhenti ini ada beberapa yang harus mencari pekerjaan di luar daerah dan ada pula yang bertani meski kurang begitu menghasilkan. Mereka memang mengharapkan pembayaran upah hasil jerih payah ini,” lanjut dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
