Sosial
Mobil Ambulance Pengangkut Pasien Isolasi Dihadang Warga
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mobil ambulance yang membawa pasien rapid tes reaktif ke wisma Wanagama dihadang oleh sejumlah warga di wilayah Desa Banaran, Kecamatan Playen pada Jumat (22/05/2020) kemarin. Para warga tersebut sempat bersikeras bahwa ambulance pengangkut pasien rapid itu tidak diperbolehkan melalui jalur yang telah diblokir. Petugas medis sendiri sampai harus melibatkan petugas kepolisian untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, insiden tersebut terjadi pada Jumat pagi kemarin. Saat itu, mobil ambulance milik Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul membawa pasien pulang ke lokasi karantina di Wisma Wanagama usai menjalani tes swab di RSUD Wonosari. Namun sesampainya di Balai Desa Banaran, Kecamatan Playen, mobil tersebut dihadang barikade dan tidak diperbolehkan untuk melintas.
Warga bersikeras tidak memperolehkan mobil ambulance lewat lantaran belum adanya kesepakatan jalur yang dilalui ambulace pengangkut warga yang dikarantina. Mereka bersikeras bahwa mobil ambulance itu harus melalui jalur kawasan hutan blunder dan bukan jalur utama.
“Jadi mobil sempat tertahan. Akhirnya kami meminta bantuan polisi hingga kemudian bisa diizinkan lewat,” ujar Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo, Sabtu (23/05/2020).

Iswandoyo sendiri mengaku heran dengan langkah pencegatan yang dilakukan masyarakat ini. Menurutnya penghadangan ini tak beralasan. Untuk rute, pihaknya memang memilih jalur di Banaran karena pertimbangan keamanan pasien dan pengemudi mobil.
Pihaknya keberatan dengan permintaan warga yang menuntut mobil-mobil ambulance itu melalui jalur Hutan Bunder yang kurang representatif dan cukup berbahaya dilalui kendaraan besar seperti ambulance. Menjadi sangat tidak manusiawi saat para petugas medis bersama pasien diharuskan melalui hutan yang tentu saja kondisi jalannya jauh dari kata layak.
“Karena pertimbangan jalur yang curam, maka kami meminta ambulans tetap melalui jalur utama. Terlebih lagi itu bukan jalan desa, namun jalan kabupaten,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan penyelesaian dengan pemerintah desa. Adapun kesepakatan yang diperoleh diantaranya, mobil ambulance yang akan membawa pasien dari dan ke Wisma Wanagama wajib memakai stiker bertuliskan Tim Medis.
“Hal ini untuk memudahkan identifikasi ambulance yang akan melintas. Stiker juga sudah kami sanggupi dan akan kami siapkan. Sehingga mohon ambulan dari GES, rumah sakit dan Puskesmas mohon ambil stiker dimaksud di PMI Kabupaten Gunungkidul,” beber Iswandoyo.
Ia berharap kerjasama antara pemerintah desa dan relawan desa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui siaran keliling ke masyarakat berkaitan dengan pengetahuan kesehatan khususnya tentang covid19. Hal ini sangat penting agar insiden serupa tak lagi terjadi.
“Ini urusan kemanusiaan lho,” tandas Iswandoyo.
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid19 Gunungkidul, Immawan Wahyudi menuturkan bahwa pihaknya langsung melakukan tindak lanjut berkaitan dengan insiden penghadangan mobil ambulance PMI oleh warga. Dengan berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim, pemerintah telah berkomunikasi dengan warga maupun pemerintah desa.
“Saya tadi sudah dari sana dan alhamdulillah masalah sudah selesai,” tutur Immawan.
Adapun hasil pembicaraan dengan warga, mobil-mobil ambulance telah diperbolehkan melalui jalan di Banaran untuk menuju ke lokasi isolasi di Wisma Wanagama.
-
Uncategorized20 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
