fbpx
Connect with us

Sosial

Sholat Ied Berjamaah di Gedangrejo, Panitia Terapkan Protokol Ketat

Published

on

Karangmojo,(pidjar.com)–Lebaran tahun 2020 ini berbeda dengan lebaran pada tahun sebelumnya. Adanya peraturan phsical distancing dan sosial distancing sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran covid19 membuat umat muslim tidak bisa leluasa menjalankan Sholat Ied. Beberapa wilayah di Gunungkidul sendiri masih menjalankan sholat berjamaah di lapangan terbuka. Namun begitu, dalam pelaksanaannya, ada beberapa protokol maupun persyaratan yang harus dipenuhi oleh jamaah yang datang.

Seperti terlihat di Padukuhan Plumbungan, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo. Puluhan warga menjalankan sholat Ied di lapangan setempat. Namun, panitia memberlakukan peraturan di mana, masing-masing dibatasi dengan jarak tertentu.

“Hanya ada satu wilayah di Karangmojo yang menjalankam sholat ied di lapangan yaitu di Plumbungan, Desa Gedangrejo,” kata Camat Karangmojo, Marwoto Hadi, Minggu (24/05/2020).

Anggota kepolisian memeriksa suhu jamaah sholat Ied di Padukuhan Plumbungan

Ia mendapat informasi bahwa panitia menerapkan protokol covid-19 dalam pelaksanaan sholat tersebut. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi pengendalian Covid-19.

Berita Lainnya  Tiga Orang Dalam Pantauan Terkait Corona, Dewan Minta Pemkab Pertimbangkan Lockdown

“Dilakukan pengecekan suhu saat akan memasuki lokasi. Cuci tangan dengan air mengalir dengan sabun. Dan tentunya pengaturan jarak antar jamaah minimal 1 meter,” ujar Marwata.

Tak hanya itu, pada lebaran kali ini juga tidak diadakan jabat tangan usai acara sebagaimana adat dan tradisi lebaran di Gunungkidul. Masyarakat juga usai melaksanakan sholat dihimbau untuk langsung pulang ke rumah masing-masing.

“Acara berjalan dengan lancar dengan waktu relatif dan jamaah juga cukup banyak,” terang dia.

Sementara itu, Kapolsek Karangmojo, Kompol Sunaryo mengatakan, anggotanya membantu dalam penjagaan dan pengamanan pelaksanaan sholat Ied berjamaah. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga melakukan pengecekan suhu tubuh bagi jamaah yang hendak masuk.

Berita Lainnya  Warga Karangasem Gantung Diri di Rumah Kosong

“Kita hanya membantu agar berjalan dengan lancar dan sesuai protap covid-19,” ungkap Sunaryo.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler