Pemerintahan
Selain Miliki Nilai Ekonomis, Srikaya Bisa Jadi Tanaman Pencegah Longsor
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Di musim tertentu buah Srikaya mudah ditemui di Kabupaten dengan harganya yang tidak terlalu mahal. Srikaya merupakan tanaman hortikultura yang dapat berkembang baik di kondisi lahan layaknya di kabupaten Gunungkidul dengan kondisi bebatuan keras. Mayoritas tanaman ini tumbuh subur di zona utara.
Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Budi Sudartanto mengungkapkan hampir semua wilayah di Kabupaten Gunungkidul mengembangkan tanaman srikaya. Namun yang banyak dan setiap tahunnya panen dalam jumlah besar dan dijual adalah petani di wilayah Tepus, Tanjungsari, Girisubo.
“Zona selatan banyak sekali yang mengembangkannya. Begitu pula zona utara juga mulai membudidayakan,” terang Budi, Kamis (29/10/2020).
Saat ini petani di kawasan utara, yaitu di Kapanewon Gedangsari juga mulai banyak yang mengembangkan budidaya tanaman srikaya. Tanaman ini tumbuh subur di lereng-lereng perbukitan dan tumbuh diantara bebatuan keras. Dengan akar yang kuat dan batang kecil sangat membantu mencegah terjadinya longsor dikawasan perbukitan.
Tanaman ini juga cocok dikembangkan di wilayah curam dan berpotensi longsor. Pasalnya pohon srikaya dengan batang dan akar kuat mampu sebagai pencegah bencana tanah longsor.
“Ada beragam manfaatnya selain laku dijual juga ada manfaat lain yang didapat,” imbuhnya.
Sebagian besar petani di Gedangsari mulai mengenal sejumlah varietas, seperti Si Nyonya dengan ciri khas buahnya yang besar, isinya kecil dan dagingnya tebal, ukurannya dapat mencapai setengah kilogram per buah, varietas srikaya sudah bersertifikasi dari Kementerian Pertanian
Kemudian, varietas metris mempunyai ciri khas buah yang kecil tetapi produksinya cukup tinggi dapat mencapai 100 buah/batang. Varietas Lumut dengan ciri khas varietas lumut adalah buahnya yang halus agak putih ukuran buah sedang.
Ada juga, varietas Wulung tergolong langka, ciri khas varietas wulung adalah buahnya yang biru kehitaman ukuran buah sedang. Ada sebuah unit yang mengenalkan varietas-varietasi ini.
Dengan pengenalan varietas yang dikembangkan dapat memberikan pilihan kepada para petani dalam budidaya tanaman srikaya karena keunggulan dan harga masing-masing yang berbeda.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
