Hukum
Mayat Wanita Hamil Tanpa Busana, Polisi Amankan 2 Orang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul telah mengamankan 2 orang warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Selasa (15/011/2022) malam. Keduanya merupakan terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang perempuan yang ditemukan meninggal terapung di Pantai Ngrawe.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengungkapkan, kematian RN perempuan berusia sekitar 25 tahun mulai ada titik terang. Hasil pemeriksaan dan pengumpulan keterangan para saksi akhirnya tadi malam petugas berhasil mengamankan 2 orang warga Sukoharjo. Keduanya diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadapa RN.
Usai diamakan oleh petugas kepolisian, keduanya kemudian dibawa ke Polres Gunungkidul untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap lebih detail kematian RN yang diketahui hamil 28 minggu.
“Sekarang (2 orang) masih menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres Gunungkidul.
Kendati demikian dirinya masih belum mengetahui secara pasti motif dan hal-hal lainnya. Namun hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh medis dan tim kepolisian pasca penemuan jasad RN mengapung di jarak 50 meter dari bibir Pantai Ngrawe tersebut menemukan sejumlah kejanggalan.

Mulai dari ditemukan luka di mata sebelah kanan, kepala, punggung dan bagian pantat. Hingga tubuh korban yang masih utuh dan diperkirakan baru meninggal beberapa jam sebelum ditemukan oleh warga.
Hal ini juga diperkuat adanya pernyataan dari keluarga yang bersangkutan. Pasalnya, saat pemeriksaan di rumah sakit keluarga ikut dihadirkan.
Sebelumnya, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron Gunungkidul, Marjono mengatakan proses evakuasi tadi, ciri-ciri korban saat ditemukan tanpa busana, terdapat luka lebam di 2 matanya, luka di kepala, punggung dan lainnya. Korban diperkirakan baru meninggal sekitar 5 jam sebelum ditemukan mengapung di bibir Pantai Ngrawe.
Dimungkinkan perempuan ini merupakan korban pembunuhan, namun demikian dirinya juga tidak bisa memastikan dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.
“Kemungkinan demikian, namun kami serahkan ke pihak kepolisian,” ucap Marjono.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
