Pemerintahan
MBG di Gunungkidul Tetap Berjalan Selama Ramadhan, Berikut Menu yang Akan Dibagikan
Wonosari,(pidjar.com)– Selama bulan Ramadhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gunungkidul akan tetap berjalan. Menu yang dibagikan ke penerima makanan akan disesuaikan dengan kondisi, sehingga saat berbuka masih dapat dinikmati.
Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan memastikan prgram MBG yang merupakan program unggulan Presiden RI akan tetap berjalan sebagaimana mestinya di bulan Ramadhan ini. Beberapa penyesuaian akan dilakukan, salah satunya pada menu makanan yang akan dibagikan.
“Sesuai hasil koordinasi yang kami lakukan akan ada penyesuaian untuk jenis menunya,” kata Dandim 0730 Gunungkidul Roni Hermawan, Senin (03/03/2025).
Menu yang dipilih nantinya adalah makanan yang tahan lama atau tidak basi sehingga bisa dikonsumsi saat waktu berbuka. Seperti telur rebus, kurma, roti atau biskuit, susu dan lainnya. Menu setiap harinya akan terus berganti, agar penerima MBG tidak bosan.
Pendistribusian sendiri akan dilakukan pada siang hari sesuai dengan jam istirahat para pelajar. Petugas akan mengirimkan ke sekolah-sekolah yang menjadi sasaran penerimaan makan siang tersebut.
Lebih lanjut ia mengatakan, karena seminggu ini para siswa maka pihaknya akan kembali mengirimkan makanan ke 4 sekolah di kawasan Wonosari mulai Kamis 6 Februari 2025 besok.
Adapun dalam memberikan makanan terhadap para pelajar ini pihaknya mengutamakan kualitas agar makanan tetap higienis dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan penuh untuk program tersebut.
“Sekarang sudah 4 sekolah di wilayah terdekat dengan Kodim, sedangkan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita saat ini masih kami lakukan pendataan,” pungkas Roni.
Sebagaimana diketahui, saat ini baru ada 2 dapur sehat yang digubakan untuk melayani MBG. Yang pertama di Kompleks Kodim 0730 dapur sehat milik Badan Gizi Nasional yang mengampu 3000 orang meliputi siswa, ibu hamil, menyusui dan balita. Di Kapanewon Tepus terdapat 1 dapur mandiri yang digunakan untuk melayani 3000 siswa.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
