Uncategorized
Dugaan Penyimpangan Tanah SG Ngalang Naik Penyidikan, Kejari: Kami Yakin Ada Unsur Pidana
Wonosari, (pidjar.com)-Dugaan penyimpangan pemanfaatan Tanah Kasultanan (Sultan Ground/SG) di Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari terus bergulir. Kasus yang menyeret oknum lurah pergantian antar waktu (PAW) berinisial SH itu kini telah memasuki tahap penyidikan setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul meyakini adanya unsur pidana dalam perkara tersebut.
Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan penyalahgunaan tanah SG dengan mendirikan bangunan ruko serta melakukan pensertifikatan hak milik (SHM) atas nama pribadi di atas lahan Kasultanan. Dugaan tersebut memicu gelombang protes dari warga Kalurahan Ngalang yang menilai proses pemanfaatan tanah dilakukan secara tidak transparan dan diduga menyalahi prosedur.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Gunungkidul, Alfian Listya Kurniawan, mengatakan proses penanganan perkara hingga kini masih terus berjalan. Menurutnya, setelah melalui tahapan penyelidikan, penyidik menemukan indikasi yang cukup untuk meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan.
“Setelah perkara ini naik ke tahap penyidikan, kami meyakini terdapat unsur pidananya,” kata Alfian saat memberikan keterangan didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Gunungkidul, Surya Hermawan.
Alfian menjelaskan, penyidik kini tengah mendalami kemungkinan adanya kerugian negara yang timbul akibat dugaan penyimpangan tersebut. Untuk memastikan hal itu, Kejari Gunungkidul dalam waktu dekat akan meminta pendapat dari sejumlah ahli.

“Kami akan berkonsultasi dengan ahli dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) serta ahli hukum pidana untuk menelaah kemungkinan kerugian negara yang muncul dalam perkara ini,” ujarnya.
Kejari menegaskan proses penyidikan masih terus berkembang. Keterangan para ahli nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk melengkapi pembuktian sekaligus menentukan langkah hukum selanjutnya dalam penanganan kasus dugaan penyimpangan pemanfaatan Tanah Kasultanan di Kalurahan Ngalang tersebut.
-
Uncategorized20 jam yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized5 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized3 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
