Uncategorized
Kapolres Gunungkidul Tegaskan Polisi Wajib Netral di Pilur: Jangan Dukung Calon
Wonosari, (pidjar.com) – Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menegaskan netralitas Polri dalam pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul. Polisi diminta tidak memihak maupun memberikan dukungan kepada kelompok atau calon lurah tertentu.
“Polri memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh tahapan berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” tegas Damus Asa, Kamis (24/9/2026).
Damus mengatakan Pilur merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat kalurahan. Karena itu, seluruh tahapan pemilihan harus dikawal agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Dia meminta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan memahami karakteristik wilayah serta potensi kerawanan di lokasi penugasan masing-masing.
“Netralitas Polri dengan tidak memihak atau memberikan dukungan kepada kelompok maupun calon lurah tertentu,” ujarnya.

Selain menjaga netralitas, personel diminta aktif membangun komunikasi dengan panitia pemilihan serta para pemangku kepentingan terkait. Menurut Damus, koordinasi menjadi bagian penting untuk mengantisipasi potensi gangguan selama tahapan Pilur berlangsung.
Setiap perkembangan situasi maupun informasi yang muncul di lapangan, lanjutnya, harus disampaikan secara berjenjang dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, potensi gangguan dapat segera diantisipasi tanpa mengganggu proses pemilihan.
“Kehadiran kita dalam melaksanakan giat pengamanan pemilihan lurah harus membawa dampak bagi masyarakat dengan memberikan rasa aman, nyaman, dan damai,” katanya.
Sebanyak 630 personel TNI-Polri disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul. Pengamanan juga melibatkan 321 anggota Linmas yang akan membantu menjaga pelaksanaan pemungutan suara di 230 tempat pemungutan suara (TPS).
Damus berpesan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab. Dia berharap pengamanan tidak hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan pelayanan yang membuat masyarakat merasa aman selama proses Pilur.
“Tugas ini merupakan amanah. Laksanakan dengan penuh keikhlasan dan niatkan sebagai ibadah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
