Uncategorized
Dinilai Punya Potensi Besar Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Program MBG dan KDMP Didorong Libatkan Potensi Lokal
Wonosari,(pidjar.com)– Program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dinilai memiliki dampak besar apabila dilaksanakan secara tepat, transparan, dan berkelanjutan. Karena itu, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diharapkan terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Anggota DPRD Gunungkidul, Dwi Wahyu Asmorowati, mengatakan pihaknya mendukung berbagai program pemerintah yang memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, MBG dan KDMP merupakan program yang memiliki potensi besar, tidak hanya dari sisi manfaat utama, tetapi juga dapat menciptakan dampak ekonomi secara berantai.
“Prinsipnya kami mendukung program pemerintah. Tetapi tentu harus ada pengawasan dan tata kelola yang baik. Jangan sampai program yang sebenarnya memiliki tujuan baik justru dalam pelaksanaannya menimbulkan persoalan baru,” kata Dwi Wahyu.
Ia menilai keberadaan MBG telah membuka peluang keterlibatan masyarakat, termasuk dari sisi penyerapan tenaga kerja. Ke depan, manfaat tersebut diharapkan dapat terus diperluas dengan melibatkan potensi lokal yang dimiliki Gunungkidul.
Menurutnya, Gunungkidul memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang dapat mendukung keberlangsungan program pemerintah. Produk-produk lokal yang dihasilkan masyarakat diharapkan dapat memperoleh ruang lebih besar dalam rantai pasok program MBG.

“Untuk sekarang manfaat berantainya sudah ada, perlu ditingkatkan lagi agar semua benar-benar terakomodir. Hasil pertanian, peternakan, perikanan Gunungkidul melimpah dan bagus-bagus. Nah, yang kami harapkan agar sektor ini bisa terlibat dalam program pemerintah yang berjalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penguatan pengawasan bukan dimaksudkan untuk menghambat pelaksanaan program. Sebaliknya, pengawasan diperlukan agar program yang sudah dirancang pemerintah dapat berjalan semakin baik dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat.
Pengawasan, kata dia, idealnya dilakukan secara berkala sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Dengan tata kelola yang transparan, setiap pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara jelas.
Dwi Wahyu juga menekankan pentingnya menjaga keamanan pangan dalam pelaksanaan program yang menyediakan makanan bagi masyarakat. Hal tersebut terutama berkaitan dengan MBG yang menyasar anak sekolah serta kelompok penerima manfaat lainnya.
“Kalau programnya berkaitan dengan makanan, tentu keamanan pangan harus menjadi perhatian utama. Ini dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya kejadian yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Menurutnya, kualitas makanan dan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga keberhasilan MBG. Dengan pengelolaan yang baik, program tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan makanan bergizi, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi penerima manfaat.
Sementara itu, terkait KDMP yang akan segera berjalan, Dwi Wahyu menyebut program tersebut memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kalurahan.
Ia berharap KDMP dipersiapkan secara matang, mulai dari kelembagaan, pembagian tugas dan kewenangan, pengelolaan keuangan, administrasi hingga sumber daya manusia yang menjalankannya.
“KDMP ini juga harus dipersiapkan dengan matang. Dari konsepnya nanti di masing-masing kalurahan, operasionalnya seperti apa, SDM-nya juga,” ujarnya.
Menurutnya, KDMP akan semakin kuat apabila mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di masing-masing kalurahan. Koperasi diharapkan tidak sekadar menjadi lembaga yang menjalankan kegiatan secara administratif, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan maupun pengawasan program. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat berperan dalam memberikan masukan sehingga program dapat terus diperbaiki dan dikembangkan.
“Harapannya tentu program-program ini benar-benar memberikan manfaat. Bukan hanya berjalan secara administratif, tetapi masyarakat bisa merasakan dampaknya,” ungkapnya.
Dwi Wahyu menilai setiap program pemerintah membutuhkan proses untuk semakin matang. Karena itu, evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan perlu dilakukan apabila ditemukan kekurangan di lapangan.
Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha lokal, serta pengawasan yang baik, ia berharap MBG dan KDMP dapat berkembang menjadi program yang memberikan manfaat luas. Tidak hanya memenuhi tujuan utama program, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal Gunungkidul.
“Yang terpenting bagaimana program ini bisa berjalan dengan baik dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
