Uncategorized
Sembilan Kambing Warga Rongkop Mati, Diduga Diserang Anjing Liar
Rongkop,(pidjar.com)– Sebanyak sembilan ekor kambing milik dua warga Padukuhan Bamban, Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Gunungkidul, ditemukan mati dengan kondisi tubuh penuh luka gigitan, Rabu (28/10/2026) pagi. Dugaan sementara, ternak tersebut menjadi korban serangan anjing liar. Kerugian yang dialami pemilik diperkirakan mencapai Rp4 juta.
Kapolsek Rongkop, AKP Subarsana, menjelaskan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 05.30 WIB saat pemilik mendatangi kandang di kawasan Bulak Belang untuk memberi makan ternak. Lokasi kandang berada sekitar 500 meter dari permukiman warga.
“Total ada sembilan ekor kambing yang ditemukan mati. Kondisinya tercabik-cabik dengan luka gigitan di bagian leher, perut, dan kaki belakang,” jelas Subarsana.
Dari sembilan kambing yang mati, delapan ekor ditemukan di kandang pertama. Hewan tersebut terdiri atas enam anakan berusia sekitar empat bulan dan dua kambing indukan. Sementara empat indukan lainnya yang berada di kandang yang sama ditemukan selamat.
Seekor kambing lainnya ditemukan mati di kandang berbeda yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi pertama. Empat ekor kambing lain di kandang tersebut dilaporkan selamat.
Menurut Subarsana, pemilik ternak juga sempat melihat dua ekor anjing dewasa di sekitar kandang setelah mengetahui kejadian tersebut. Satu anjing memiliki bulu cokelat polos, sedangkan anjing lainnya berbulu cokelat dengan warna putih di bagian leher dan sisi kanan perut.
“Kedua anjing tersebut kemudian berlari ke arah barat setelah dilempari batu oleh pemilik,” ungkapnya.
Subarsana menjelaskan, berdasarkan analisis awal, kondisi kandang yang jauh dari permukiman, minim penerangan, serta tidak adanya penjagaan pada malam hari diduga menjadi faktor yang memudahkan hewan liar menyerang ternak.
Selain itu, musim kemarau panjang turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi ketersediaan air dan sumber makanan bagi satwa liar.
Meski demikian, penyebab pasti kematian sembilan ekor kambing tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut. Warga diimbau meningkatkan pengamanan kandang, terutama pada malam hari, untuk mengantisipasi kejadian serupa.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
