Connect with us

Uncategorized

26 Kalurahan Rintisan Budaya Pamerkan Potensi Lokal di Saptosari

Diterbitkan

pada

Saptosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya Kabupaten Gunungkidul 2026 di Lapangan Kalurahan Kepek, Kapanewon Saptosari. Selasa (27/10/2026) sore, Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, secara resmi membuka kegiatan yang akan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026 dan diikuti oleh 26 kalurahan rintisan budaya.

Pada kegiatan ini, masing-masing kalurahan menampilkan beragam potensi lokal, mulai dari adat istiadat, seni pertunjukan, kerajinan, kuliner hingga tradisi masyarakat.

Gelar potensi tersebut menjadi ruang promosi sekaligus upaya memperkenalkan identitas budaya Gunungkidul kepada masyarakat luas. Selain pameran di stan yang disediakan panitia, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pentas seni dan pertunjukan tradisional.

Pameran potensi dibuka setiap hari pukul 16.00–22.00 WIB, sedangkan pentas seni dan pertunjukan tradisi berlangsung pukul 19.30–22.00 WIB.

Berita Lainnya  Kebutuhan Kian Meningkat, RSUD Wonosari Segera Upgrade Alat Pengolah Oksigen

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto mengatakan Gunungkidul tidak hanya memiliki daya tarik berupa keindahan alam dan pariwisata, tetapi juga kekayaan budaya serta kearifan lokal yang tumbuh di setiap kalurahan.

Menurutnya, Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya merupakan bagian dari upaya Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan dalam menjaga, membina, mengembangkan, dan mengangkat potensi budaya yang dimiliki masyarakat.

Potensi tersebut mencakup seni pertunjukan, adat dan tradisi, bahasa dan sastra, kerajinan, kuliner, pengobatan tradisional, permainan tradisional, hingga tata ruang, arsitektur, serta tata kelola kalurahan.

“Semua itu menjadi bukti bahwa masyarakat kalurahan merupakan pusat kehidupan budaya yang hidup, berkembang, dan memiliki semangat untuk terus maju,” demikian pesan dalam sambutan Wakil Bupati.

Joko Parwoto juga memberikan apresiasi kepada para pamong kalurahan dan masyarakat dari 26 kalurahan rintisan budaya yang selama ini berperan aktif menjaga serta melestarikan tradisi.

Berita Lainnya  Resep Tumis Bayam Jamur Merang

Ia berharap para pelaku budaya di tingkat kalurahan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman. Keterlibatan masyarakat, menurutnya, menjadi kunci agar tradisi tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi muda.

Setiap kalurahan memiliki karakteristik, sejarah, dan tradisi yang berbeda. Kekhasan tersebut perlu terus digali dan dikembangkan agar menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar pelestarian, potensi budaya juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kerajinan, kuliner, dan kesenian lokal dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif serta pariwisata berbasis budaya.

“Semoga melalui Gelar Potensi ini, tumbuh semangat baru bagi perkembangan ekonomi kreatif, pariwisata berbasis budaya, serta semakin eratnya persaudaraan di tengah masyarakat Gunungkidul,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, 26 kalurahan rintisan budaya diharapkan dapat saling mengenal, bertukar pengetahuan, dan memperluas promosi potensi masing-masing wilayah.

Berita Lainnya  SD BOPKRI Wonosari II Gelar Expo, Kampanyekan Kepedulian Lingkungan dan Kemampuan Bahasa Inggris

Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya Gunungkidul 2026 yang berlangsung hingga 30 Oktober mendatang sekaligus menjadi momentum untuk mendorong inovasi dalam pengembangan budaya tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Dengan demikian, pelestarian budaya diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kreatif, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan daya tarik wisata Gunungkidul.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler