Peristiwa
Luput Dari Pengawasan, Sutrisno Gantung Diri di Pohon Nangka
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Padukuhan Jelok, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu digegerkan dengan peristiwa gantung diri. Salah seorang warga setempat, Sutrisno Kardi (60) ditemukan meninggal dunia tergantung kaku di sebuah pohon nangka di belakang rumahnya pada Minggu (09/12/2018) tadi. Pihak kepolisian dan tim medis hingga kini masih melakukan pendalaman data mengenai motif pria malang tersebut nekat mengakhir hidupnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Sutirah (34) yang merupakan anak korban. Sekitar pukul 06.00 WIB, Sutirah mencari ayahnya yang biasanya sudah beraktifitas di sekeliling rumah namun pagi itu tak nampak. Saat itu, Sutirah belum curiga lantaran mengira sang ayah masih berada di bagian rumah yang lain.
Meski begitu, ia tetap melakukan pencarian terhadap Sutrisno di sekitar rumah. Lantaran tak kunjung ditemukan, barulah kemudian saksi berusaha melakukan pencarian ke luar rumah. Sejumlah sudut di pekarangan samping dan depan rumah awalnya menjadi sasaran Sutirah.
Pencarian lalu dilanjutkan ke area belakang rumah. Kaget bagai tersambar petir, Sutirah mendapati sosok ayahnya telah tergantung di pohon nangka tepat di belakang rumahnya. Kepanikan pun langsung terjadi kala itu terjadi setelah Sutirah berteriak-teriak meminta pertolongan.
Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi membenarkan adanya kejadian gantung diri di wilayah hukumnya. Segera setelah mendapatkan laporan, saat itu juga anggota bersama tim medis langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Dibanti oleh warga, jenazah Sutrisno yang saat ditemukan memang sudah dalam kondisi meninggal dunia kemudian dievakuasi dari ketinggiang tempat ia melakukan bunuh diri. Pemeriksaan juga langsung dilakukan pada jenazah guna mengetahui penyebab kematian korban.

“Benar adanya salah satu warga kami ada yang melakukan gantung diri. Kami masih berada di lokasi untuk pemeriksaan,” papar AKP Ahmad Fauzi, saat dikonfirmasi.
Adapun, korban ditemukan tergantung kaku di sebuah pohon nangka dengan ketinggian lebih dari 3 meter. Dalam melakukan aksi gantung diri tersebut korban menggunakan seutas tali, dan masih menggunakan pakaian lengkap berupa kaos bewarna gelap dan celana garis-garis. Bedasarkan informasi yang beredar dan dikantongi oleh petugas, selama ini korban memang ada gangguan psikologi atau trauma yang membuat dirinya tidak nyaman.
Namun demikian dari pihak kepolisian masih terus menggali informasi untuk mengetahui penyebab pasti. Disinggung mengenai jarak waktu korban meninggal dengan saat ditemukan, Ahmad masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis.
“Hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” imbuh dia.

Ahmad menjelaskan, korban sendiri diketahui sudah beberapa waktu mengalami depresi. Sebenarnya, sebelumnya, pihak kepolisian, tokoh masyarakat maupun keluarga sudah memberikan pendekatan psikologis kepada korban lantaran tanda-tanda tersebut. Namun dimungkinkan pada pagi tadi, korban memanfaatkan kelengahan pengawasan saat keluarga sedang tidur dan melakukan aksi nekat.
“Sudah ada langkah antisipasi sebenarnya. Pendekatan terus kita lakukan untuk mencegah hal ini terjadi,” tandas dia.
Tak hanya dari pihak kepolisian, dari Koramil Semanu pun yang mendengar kabar adanya orang gantung diri kemudian langsung meluncur ke lokasi kejadian. Sertu Suparto selaku Babinsa setempat lantas membaur dengan warga untuk membantu proses evakuasi. Lantaran berada di ketinggian, proses evakuasi terpaksa harus dilakukan dengan cara memanjat pohon.
“Kami koordinasi dengan kepolisian dan medis. Setelah pemeriksaan ini selesai, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses sebagaimana mestinya,” papar Kopka Heru Setiawan, anggota Koramil Semanu.
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
