Uncategorized
Gelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
Wonosari,(pidjar.com)– Gelombang tinggi melanda kawasan pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul sejak Senin (10/8/2026). Diperkirakan, situasi ini mencapai puncaknya pada Selasa (11/8/2026) hari ini. Gelombang tinggi sendiri menyebabkan sejumlah kapal nelayan rusak dan aktivitas melaut terhenti sementara. Selain itu, aktivitas pencarian nelayan hilang di perairan Tanjung Kesirat, Panggang juga tidak bisa dilakukan melalui jalur laut karena gelombang tinggi sangat berbahaya bagi tim pencarian.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Marjono, mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi sejak kemarin dan hari ini diprediksi menjadi puncak peningkatan gelombang. Dengan kondisi untuk hari ini penyisiran atau pencarian nelayan hilang di Tanjung Kesirat hanya dilakukan pemantauan dari jalur darat saja.
“Update nelayan hilang sampai sekarang belum ditemukan. Karena gelombang tinggi maka penyisiran tidak dilakukan di laut, saat ini kami hanya pemantauan dari jalur darat tebing-tebing yang ada di kawasan TKP. Kalau dipaksakan sangat berbahaya bagi tim,” terang Marjono, Selasa, (11/08/2026) saat dihubungi.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, gelombang tinggi diperkirakan mulai menurun pada Rabu (12/8/2026), namun potensi peningkatan kembali masih mungkin terjadi hingga sekitar 15 hingga 16 Agustus.
“Prediksinya hari ini puncak gelombang tinggi, kemudian akan turun, naik lagi, turun lagi dan naik lagi,” sambungnya.

Selain pencarian korban laka laut yang sementara tidak bisa dilakukan di laut, saat ini nelayan di Baron dan sekitarnya telah menghentikan aktivitas melaut.
“Nelayan sudah berhenti melaut karena sebelumnya telah mendapatkan informasi mengenai potensi gelombang tinggi sekitar 1 minggu sebelumnya,” katanya.
Kemudian di kawasan Pantai Baron, beberapa kapal nelayan mengalami kerusakan akibat terjangan gelombang. Di Pantai Kukup, air laut dilaporkan naik hingga mencapai talud, bahkan di beberapa titik sempat mendekati kios-kios milik warga.
Meski demikian, bangunan kios dan fasilitas lainnya di kawasan tersebut dilaporkan masih dalam kondisi aman.
Selain itu, aktivitas wisata di kawasan pantai selatan juga terpantau sepi. Banyak wisatawan memilih tidak berkunjung karena kondisi ombak yang besar.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Pantai Sadeng, Sunu Handoko Bayu Segara, mengatakan dampak di wilayahnya relatif kecil. Hanya satu warung di Pantai Jungwok yang mengalami kerusakan ringan.
“Ada satu warung, tapi hanya rusak ringan di Pantai Jungwok,” kata Sunu Handoko.
Ia menyebut tinggi gelombang sempat mencapai sekitar 4–5 meter. Saat ini kondisi gelombang mulai menunjukkan penurunan, namun berdasarkan prakiraan cuaca masih terdapat potensi peningkatan kembali pada Kamis malam hingga Jumat.
“Perkiraan bisa tepat, bisa juga maju atau mundur waktunya. Yang jelas kami tetap waspada,” imbuh dia.
Menurut Sunu, pihaknya telah melakukan langkah mitigasi sejak beberapa hari sebelumnya. Pedagang di kawasan pantai diimbau mengungsikan barang-barang dari dalam warung ke tempat yang lebih aman, sedangkan nelayan diminta tidak memaksakan diri melaut dan menaikkan perahu ke lokasi yang aman.
“Karena imbauan sudah dilakukan lebih awal, saat terjadi peningkatan gelombang seperti hari ini dampaknya tidak terlalu banyak,” jelasnya.
Satlinmas Rescue juga telah menyampaikan edukasi kepada wisatawan melalui video dan media sosial mengenai potensi peningkatan gelombang selama sepekan terakhir.
“Untuk wisatawan agar lebih hati-hati sementara tidak bermain air di bibir pantai dan mematuhi seluruh peringatan petugas mengingat kondisi gelombang di pesisir selatan Gunungkidul masih tinggi,” tutupnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
