Pemerintahan
Digelontor Anggaran Miliaran, Pembangunan Pasar Playen Segera Dilanjutkan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabuaten Gunungkidul masih akan terus melanjutkan proyek revitalisasi bangunan pasar tradisional di Gunungkidul. Program ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pasar tradisional dan memberikan sarana prasarana yang memadai serta nyaman. Nantinya, pasar-pasar tradisional dengan sarana dan fasilitas lengkap ini ditargetkan bisa menyaingi menjamurnya pasar swalayan.
Tahun 2019 ini, rencananya pembangunan masih akan difokuskan pada Pasar Playen yang terletak di Desa Ngawu, Kecamatan Playen. Dana miliaran rupiah telah disiapkan untuk proses pembangunan lanjutan.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Suryanto mengatakan, dalam pembangunan 2019 ini memang yang menjadi fokus utama pemerintah daerah adalah melanjutkan pembangunan di Pasar Playen. Skala prioritas memang harus dilakukan lantaran adanya keterbatasan anggaran yang dimiliki. Menurut Suryanto, penyelesaian Pasar Playen ini dilakukan pada kesempatan pertama agar bisa cepat diselesaikan dan bisa dipergunakan oleh masyarakat.
“Ada dana sekitar 2,3 miliar yang kami siapkan. Ini proses perencanaan kemudian akan kami lelang. Paling tidak pada tri wulan pertama 2019 ini sudah ada pengerjaan fisik,” kata Suryanto, Rabu (09/01/2019).
Adapun pertimbangan yang dilakukan oleh pemerintah yakni fasilitas sarana prasarana yang memadahi sehingga perlu ada pembangunan lanjutan untuk saat digunakan sesuai dengan konsep awal. Pasar Playen sendiri digadang-gadang menjadi sebuah pasar yang mengarah pada Standar Nasional Indonesia dan pasar tradisional percontohan di Gunungkidul.
“Belum secara keseluruhan kios terbangun, belum lagi masih ada sisa yang perlu dilakukan pembangunan. Inginnya kami pasar ini besok benar-benar komplit, kalau sekarang baru 1/3 yang terbangun,” imbuh dia.
Pada pembangunan lanjutan pasar Playen ini diharapkan juga mampu mendongkrak kunjungan masyarakat dalam bertransaksi di pasar. Sehingga tidak ada lagi yang dirugikan terkait pelayanan. Segala macam aduan tentunya langsung ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah.
Selain itu, dana alokasi khusus dari pemerintah pusat yang jumlahnya mencapai 2,9 miliar juga akan digunakan untuk menopang pembangunan pasar Playen yang terus dikebut oleh pemerintah daerah itu.

para pedagang saat ini masih beraktifitas di pasar darurat sembari menunggu proses pembangunan Pasar Playen dirampungkan
Selain Pasar Playen, Pasar Jimbaran yang berada di Tambakromo, Kecamatan Ponjong juga akan mendapatkan jatah revitalisasi pada tahun ini. Pasar tersebut akan dibangun dengan dana tugas pembantuan dari pemerintah pusat.
“Jumlahnya berkisar segitu. Ini masih dalam proses rapat akan dilakukan bagaimana dan kepastiannya seperti apa,” imbuh dia.
Proses pembangunan Pasar Playen sendiri sempat mendapatkan perhatian dari kalangan anggota DPRD Gunungkidul. Pasalnya ketika dilakukan inspeksi mendadak beberapa waktu silam, di bangunan anyar yang baru diselesaikan pembangunannya tersebut, sudah ditemukan sejumlah kerusakan. Berkaitan dengan hal ini, Suryanto memaparkan bahwa proses perbaikan telah dirampungkan dan pasar sudah dalam kondisi baik.
Sementara terkait mengenai pembangunan lanjutan di Pasar Argosari, Suryanto mengatakan belum ada anggaran khusus pula untuk melanjutkan pembangunan pasar terbesar di Gunungkidul itu. Dipaparkan Suryanto, sebenarnya saat ini memang masih ada banyak sekali kekurangan pembangunan di pasar tersebut. Namun lantaran dana yang tidak mencukupi untuk mencover secara keseluruhan sehingga belum dilakukan perencanaan tersendiri.
“Sebenarnya banyak mulai dari drainase, kemudian plafon yang di bagian belakang banyak yang rusak sehingga membuat kurang nyaman dan belum terhubungnya beberapa pedagang atau kios. Keinginan untuk memperbaiki pasti ada tapi lagi-lagi terkendala karena anggaran,” tambah Suryanto.
Meski belum ada anggaran khusus, namun dari dinas sendiri ada gagasan untuk pengajuan pembangunan pasar Argosari dilanjutkan pada akhir tahun 2019 ini dengan menggunakan dana APBD Perubahan jika nantinya dapat terlaksana. Diharapkan dengan anggaran tersebut, nantinya bisa dialokasikan untuk perbaikan lanjutan sehingga segala masalah yang saat ini ada dapat terselesaikan. Kendati demikian, Pasar Argosari sekarang sudah jauh berbeda dibandingkan sebelumnya, perlahan fasilitas telah terpenuhi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pasar, Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan mengatakan, di samping pembangunan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pembentukan pola hidup masyarakat. Pemerintah terus menggencarkan pemahaman pada masyarakat agar tidak takut bertransaksi di pasar. Dari pemerintah terus berupaya melakukan pemenuhan sarana dan bangunan agar masyarakat merasa nyaman saat datang melakukan transaksi.
“Kami sampai bikin slogan Pasare resik, atine becik, rejikine apik sik tuku ora kecelik agar mereka benar-benar merasa terfasilitasi,” kata dia.
Secara keseluruhan memang pasar yang dilakukan pembangunan oleh pemerintah akan dijadikan berstandar nasional. Hal ini seiring berkembangnya daerah, sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya. Khusus untuk pasar Argosari sendiri telah disediakan tempat makan layaknya di taman kuliner, sehingga akan terus berkembang dan menopang perkembangan daerah.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
