Peristiwa
Antisipasi Permasalahan Saat Mudik, Polres Gunungkidul Siapkan Puluhan Pos
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polres Gunungkidul mempersiapkan puluhan pos pelayanan, pos pengamanan, pos wisata dan pos jalur dalam menyambut lebaran tahun ini. Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi terjadinya bentuk permasalahan serta kriminalitas saat berlangsungnya arus mudik, arus balik serta libur lebaran ini.
Pos-pos tersebut akan disebar di sejumlah titik ruas jalan di Gunungkidul. Adapun untuk Posyan dan Pospam sendiri berjumlah 7 pos yakni di Hargodumilah, Siyono, Terminal Wonosari, Pasar Argosari dan Semin. Kemudian Pospam sendiri berada di Pantai Baron dan Pantai Pulangsawal.
Kemudian untuk pospam wisata, pihak kepolisian sedikitnya memasang 23 pos di beberapa titik. Pospam wisata kali ini banyak menyasar obyek wisata minat khusus seperti Goa Cerme, Goa Pindul serta Embung Batara Sriten. Kemudian beberapa pantai seperti Wediombo, Watulumbung, Ngrenehan, Nguyahan juga menjadi perhatian aparat.
Untuk pos jalur sendiri diketahui berjumlah 25 pos yang tersebar dari kawasan Bukit Bintang, Patuk hingga Bajinglemu, Tepus. Jalur-jalur yang diamati kebanyakan merupakan jalan dengan persimpangan yang rawan terjadi kemacetan.
“Di setiap pos ada petugas yang siap memberi bantuan jika ada gangguan baik lalu lintas maupun kriminalitas,” kata Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko, Minggu (19/05/2019).

Mega menambahkan, pihaknya saat ini juga tengah melakukan pemetaan terhadap sejumlah jalur yang nantinya akan digunakan untuk mengurai kemacetan. Namun demikian, pihaknya belum bisa menyampaikan kapan pos-pos tersebut akan mulai dioperasikan.
“Kita masih menunggu, nanti operasi ketupat progo kapan dilaksanakan pos-pos juga akan beroperasi,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dishub Kabupaten Gunungkidul, Syarief Armunanto mengatakan, saat ini pihaknya melakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Gunungkidul terkait dengan survei jalur alternatif. Pihaknya menilai adanya jalur-jalur anyar yang dibangun pemerintah sangat membantu mengurai kepadatan kendaraan utamanya saat dimulainya musim libur tiba.
Ia menjelaskan, survei jalur alternatif sendiri, akan dilakukan dalam waktu dekat ini, dan kemungkinan selesai pekan depan. Selain itu, Dishub juga akan memasang beberapa rambu di titik-titik yang dijadikan jalur alternatif.
“Jalurnya seperti dari Gading (Kecamatan Playen) ke arah utara (lewat jalan Ngalang Kecamatan Gedangsari). Terus rencananya dilewatkan jalur Panggang atau yang tembus Imogiri (Getas-Dlingo-Imogiri). Ini menjadi jalur-jalur alternatif keluar masuk Gunungkidul. Dengan pemasangan rambu untuk jalur alternatif, rawan laka dan lain-lain, target kami sebelum tanggal 29 Mei sudah selesai semua,” ungkap Syarief.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
