Peristiwa
Cegah Kerumunan Massa saat Malam Pergantian Tahun, Polisi Mulai Berjaga di Sejumlah Titik Rawan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pihak Kepolisian mulai melakukan pengamanan dan penjagaan di sejumlah kawasan yang berpotensi menjadi titik kumpul masyarakat untuk menghabiskan waktu pada pergantian tahun 2021. Tindakan tegas jyga akan diterapkan oleh kepolisian sekiranya diperlukan dan masyarakat tidak mematuhi instruksi protokol kesehatan.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan titik yang akan dilakukan penjagaan ketat untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan yaitu di sekitaw kawasan patuk perbatasan dengan Kabupaten Bantul (Bukit Bintang), Heha Sky View, kawasan utara, Alun-alun Wonosari, obyek wisata maupun tempat-tempat lain yang tidak mematuhi instruksi protokol kesehatan.
“Kawasan ini dihari biasa dan hari besar tertentu ramai pengunjung. Sehingga untuk meminimalisir kerumunan nanti akan dilakukan penjagaan dan pengamanan,” ucap dia.
Selain personel yang siaga di lokasi, kepolisian juga akan melakukan patroli keliling di wilayah Gunungkidul. Termasuk dengan jajaran polsek juga diminta untuk melakukan pengawasan di wilayah hukum masing-masing.
Menurutnya polisi akan melakukan tindakan tegas dan tentunya terukur sesuai dengan perintah dan SOP yang berlaku. Tindakan tegas sendiri dilakukan agar masyarakat dapat mematuhi aturan sehingga tidak ada penularan covid-19.
“Teguran, peringatan, dan tindakan sesuai dengan ketentuan,” paparnya.
Pantauan di sekitar kawasan Heha, Manglung dan beberapa restoran besar di kawasan Patuk sejak sore petugas kepolisian dan tim satgas covid-19 mulai melakukan pengecekan dan pengawasan. Pukul 18.00 WIB resto-resto besar itu mulai tutup. Satu per satu pengunjung mulai meninggalkan tempat tersebut.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan menerangkan, Polri dan tim gabungan yang disiagakan oleh pemerintah akan melakukan pengawasan terkait pencegahan kerumunan. Dasar penindakan mengacu pada maklumat Kapolri serta instruksi dari Gubernur DIY.
“Kerumunan yang terjadi di malam pergantian tahun akan kami bubarkan,” ucap Agus.
Selain itu, terdapat pembatasan waktu beraktivitas yang dibatasi hanya sampai pukul 22.00 WIB. Agus menyebut pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemkab hingga pengelola penginapan maupun pemilik resto di Gunungkidul.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, semua aktivitas di lokasi wisata akan diseterilkan. Termasuk di dalamnya yakni wisatawan yang hendak berkemah.
“Semua wisatawan harus bersih dari lokasi wisata mulai nanti malam pukul 18.00 WIB, sesuai dengan aturan Bupati,” papar Harry, Kamis siang.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya4 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized4 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
