Peristiwa
Diduga Depresi Masalah Ekonomi, Perempuan Jatiayu Gantung Diri di Dapur
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dina Astuti (40) warga Padukuhan Sawahan, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo ditemukan gantung diri di dapur rumahnya, Jumat (28/07/2023) pagi tadi. Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena permasalahan ekonomi yang sedang dialami sejak beberapa waktu terakhir. Sebelum melakukan gantung diri ini korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri namun berhasil digagalkan.
Kapolsek Karangmojo, Kompol Agus Sunarno mengatakan, sekitar pukul 06.00 WIB Dina Astuti menyuruh Seniwati (57) yang merupakan ibunya untuk ke rumah saudaranya untuk menanyakan soal rencana pernikahan adiknya. Tanpa menaruh curiga, Seniwati kemudian mengiyakan dan pergi ke rumah saudaranya.
Beberapa saat kemudian, ia kembali ke rumah. Setelah masuk ke dalam rumah ia justru kaget melihat anak perempuannya tersebut sudah dalam kondisi gantung diri di kusen pintu dapur. Dalam kondisi syok dan panik, Seniwati kemudian berteriak meminta tolong. Teriakannya tersebut menjadi perhatian para tetangga dan langsung ke rumahnya untuk memastikan apa yang terjadi.
Saat para tetangga mengecek, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Karangmojo dan Puskesmas setempat untuk dilakukan pengecekan dan evakuasi terhadap korban.
“Korban sudah dalam kondisi meninggal. Alat yang digunakan berupa kain selendang berwarna merah muda dengan motif garis-garis,” papar Kapolsek.

Hasil pemeriksaan dari petugas Puskesmas dan Polsek Karangmojo tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Ia meninggal dunia murni karena gantung diri yang dilakukan, di lehernya terdapat bekas jeratan selendang.
Dijelaskan, sebelum kejadian gantung diri ini, sekitar 3 bulan lalu yang bersangkutan juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur. Namun pada saat itu, korban berhasil diselamatkan. Dugaan sementara korban mengalami depresi karena permasalahan ekonomi yang dialami.
“Pagi tadi setelah proses evakuasi dan pemeriksaan, jenazah korban kemudian kami serahkan ke pihak keluarga,” tutup Kompol Agus Sunarno.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
