Uncategorized
Dituduh Jambret Hingga Dikeroyok, Juru Parkir Akhirnya Pilih Lapor Polisi
Wonosari,(pidjar.com)– Niat Nugroho Joko Priyatmo (40), warga Jetis, Saptosari, membantu mengembalikan tas milik seorang pengendara sepeda motor berujung petaka. Ia justru diteriaki jambret dan menjadi korban pengeroyokan di wilayah Kepek, Wonosari, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat insiden ini, ia menderita sejumlah luka di bagian kepala. Tak terima dengan perlakuan ini, Joko akhirnya memilih melapor ke Polres Gunungkidul.
Joko menceritakan, sebelum kejadian, dirinya baru saja membeli rol cat di kawasan Ledoksari. Saat perjalanan pulang, ia melihat sebuah tas milik pengendara sepeda motor terjatuh di jalan.
Menurut Joko, tas tersebut kemudian diambil oleh orang lain. Karena melihat kejadian itu, ia berinisiatif mengejar pemilik tas untuk memberitahukan bahwa barangnya telah jatuh.
“Saya melihat ada pengendara yang tasnya jatuh, kemudian diambil orang lain. Saya berniat membantu agar tas tersebut dikembalikan kepada pemiliknya,” kata Joko.
Ia mengaku sempat mengejar pengendara tersebut hingga pertigaan lampu merah Kranon. Namun, orang yang dicari tidak ditemukan.
Joko kemudian kembali ke tempatnya bekerja sebagai juru parkir di wilayah Kepek untuk mengantarkan rol cat yang dibawanya. Setelah itu, ia kembali mencari pemilik tas dengan mengarah ke Alun-alun Wonosari.
Namun, perjalanan tersebut justru berujung pada pengeroyokan.
“Sesampainya di depan Indomart Kepek, tiba-tiba saya dihadang dan diteriaki jambret,” ungkapnya.
Joko mengatakan, setelah teriakan tersebut, beberapa orang kemudian berdatangan. Ia mengaku tidak sempat menjelaskan duduk persoalan karena langsung menjadi sasaran pemukulan.
“Datang banyak orang dan langsung memukuli saya. Saya tidak tahu kenapa sampai diteriaki seperti itu,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Joko mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Joko menegaskan dirinya tidak melakukan penjambretan sebagaimana tuduhan yang diteriakkan kepadanya. Ia mengaku justru berusaha membantu mencari pemilik tas yang terjatuh.
Merasa dirugikan dan menjadi korban pengeroyokan, Joko akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gunungkidul. Ia berharap laporan tersebut dapat mengungkap pihak yang melakukan pengeroyokan sekaligus meluruskan tuduhan yang dialaminya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
