Connect with us

Uncategorized

Calon Korban TPPO Diminta Ngaku Wisata Saat Berangkat ke Luar Negeri

Diterbitkan

pada

Semin, (pidjar.com)- Modus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lintas negara ternyata dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya, calon korban diarahkan untuk berbohong saat pemeriksaan imigrasi dengan mengaku hendak berwisata, padahal tujuan sebenarnya adalah bekerja di luar negeri.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Sefta Andrianus Tarigan, mengatakan modus tersebut ditemukan dalam pemeriksaan terhadap calon penumpang yang hendak berangkat melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Menurutnya, calon korban biasanya telah mendapat tawaran pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji tinggi dan kontrak kerja yang disebut jelas. Namun, ketika hendak berangkat, mereka justru diarahkan untuk menyampaikan keterangan yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya.

Berita Lainnya  Kecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia

“Calon korban ini diarahkan untuk berbohong terkait dengan keberangkatan. Berdasarkan data, calon korban menyebutkan akan berwisata padahal tujuannya untuk bekerja tapi dengan tujuan yang belum jelas,” kata Sefta saat ditemui, Kamis (13/8/2026).

Sefta menjelaskan tawaran pekerjaan tersebut kerap datang dari orang Indonesia yang sebelumnya sudah bekerja di luar negeri. Calon korban dijanjikan pekerjaan dengan penghasilan tinggi.

Namun, persoalan baru muncul setelah korban tiba di negara tujuan. Pekerjaan yang dijalani ternyata tidak sesuai dengan yang ditawarkan sebelumnya.

“Biasanya yang menawarkan itu orang Indonesia juga yang sudah lebih dulu bekerja di luar negeri. Kemudian sesampainya di sana, malah kerja yang dijanjikan itu tidak seperti yang ditawarkan sebelumnya,” ujarnya.

Kanwil Imigrasi Kelas I Yogyakarta mencatat kasus TPPO lintas negara mengalami penurunan dibandingkan 2025. Meski demikian, Sefta menegaskan tingkat kerentanan masyarakat terhadap praktik tersebut masih tinggi.

Berita Lainnya  Asmat Pro Berikan Award 2025 pada Sejumlah Model saat Wisuda, Termasuk Desainer Cilik

Hampir 100 persen calon penumpang yang ditunda keberangkatannya karena terindikasi TPPO diketahui bukan merupakan penduduk DIY.

Untuk warga DIY, pada 2025 tercatat satu kasus keberangkatan ke luar negeri yang berkaitan dengan TPPO. Kasus tersebut terjadi di Kulon Progo dengan tujuan Kamboja. Sementara hingga 2026, belum ada warga DIY yang sempat berangkat ke luar negeri dengan kasus serupa.

Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Yogyakarta, Yuni Santi Nurani, mengatakan permohonan layanan keimigrasian, terutama paspor untuk bekerja ke luar negeri, masih tinggi.

“Ini harus diperhatikan sangat-sangat penting untuk mengetahui apakah kesempatan bekerja di luar negeri itu yang sah atau ilegal,” katanya.

Masyarakat pun diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan penghasilan tinggi. Legalitas perusahaan, kontrak kerja, jenis pekerjaan, hingga prosedur pemberangkatan perlu dipastikan sebelum memutuskan berangkat.

Berita Lainnya  Komarudin Watubun Gembleng Semangat Juang Kader PDI Perjuangan Kota Yogyakarta

Imigrasi mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan keterangan palsu saat proses pemeriksaan. Sebab, pengakuan hendak berwisata ketika sebenarnya akan bekerja di luar negeri dapat menjadi salah satu tanda yang membuat petugas mencurigai adanya potensi TPPO.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler