Politik
Hasil Hitung Cepat Pilkada Gunungkidul, Endah-Joko Unggul 40 Persen
Wonosari,(pidjar.com)— Selesai pemungutan suara pada kontestasi pemilihan kepala daerah kemarin, hitung cepat atau quick count dilakukan oleh masing-masing paslon berdasarkan C1 yang diperoleh para saksi. Adapun hingga Rabu malam, hitungan cepat yang dilakukan menunjukkan hasil pasangan Endah Subketi-Joko Parwoto unggul dan mengalahkan pasangan Sutrisna Wibawa-Sumanto dan Sunaryanta-Ardi.
Hasil hitung cepat yang dilakukan oleh tim pemenangan Endah – Joko pada Rabu (27/11) hingga pukul 23.00 WIB menyatakan total suara masuk 439.666. Perolehan suara sementara Paslon 1 Endah-Joko memperoleh 179.295 suara atau 40,78 persen, Paslon 2 Sutrisna Wibawa-Sumanto 130.812 suara atau 29,75 persen, dan incumbent yaitu Sunaryanta-Mahmud Ardi Widanto 129.559 suara atau 29,47 persen.
Dengan hasil hitung cepat perolehan suara sementara ini, menunjukkan bahwa yang lolos untuk menduduki kursi eksekutif Pemerintah Kabupaten Gunungkidul adalah Endah Subketi dan Joko Parwoto. Pasangan ini mampu mengalahkan rival mereka yang salah satunya adalah incumbent. Kendati kemenangan sudah ada di tangan, pihaknya tetap menunggu hasil perhitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Perolehan suara ini kami gunakan sebagai pedoman hitung cepat untuk melihat perkiraan yang kami dapatkan,” ujar Endah.
Mantan Ketua DPRD KAbupaten Gunungkidul ini juga mengatakan apabila timnya akan terus mengawal perhitungan surah di tingkat PPK hingga di KPU. Proses demi proses akan terus dikawal hingga sampai.

Atas kemenangan yang diraih ini, Endah bersama dengan timnya secara terbuka siap menerima kunjungan baik dari pendukung, simpatisan, hingga seluruh lapisan masyarakat Gunungkidul yang ingin datang ke kediamannya yang berada di Kalurahan Kenteng, Kapanewon Ponjong.
Sebagaimana diketahui, dari hitungan cepat yang dilakukan berdasarkan C1 Paslon Endah – Joko diusung oleh Partai PDIP, PKB dan Golkar berhasil meraih suara terbanyak di 13 Kapanewon. Sedangkan Sutrisna – Sumanto diusung oleh Partai Gerindra, Nasdem, Demokrat, dan PKS mendapat suara yang besar di tiga kapanewon yaitu Karangmojo, Playen dan Wonosari. Sedangkan, Sunaryanta – Mahmud Ardi diusung PAN bersama dengan partai Non Parlemen lainnya berhasil mendulang suara besar di beberapa kapanewon saja.
Sementara itu, kader DPC Gerindra Gunungkidul Bambang Adi Waluyo mengatakan, pihaknya juga melakukan perhitungan sementara. Berdasarkan hasil yang masuk pihaknya dengan legowo mengakui keunggulan perolehan suara ada di pasangan Endah-Joko kemudian disusul oleh paslon 02 dan baru paslon 03.
“Kami juga melakukan perhitungan sementara yang unggul 01,” kata Bambang.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized20 jam yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized5 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized7 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
