Peristiwa
Jenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
Ponjong,(pidjar.com)-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gunungkidul terus mendalami penyebab kematian seorang perempuan berinisial ELF (19), warga Padukuhan Dlisen, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon kakao, Senin (3/8/2026) pagi. Sebelumnya, polisi sempat menyebut bahwa yang bersangkutan meninggal dunia karena gantung diri. Namun kemudian, aparat menemukan kejanggalan di tubuh korban. Saat ini, jenazah ELF tengah dilakukan otopsi di RS Bhayangkara guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Hasil otopsi ini nantinya akan menjadi dasar penyelidikan polisi, termasuk jika nantinya ELF kemudian menjadi korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, mengatakan jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.
“Korban kemarin dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan sekarang masih menunggu hasilnya,” kata AKP Tri Hartanto saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
Laporan penemuan korban diterima polisi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, korban masih tergantung di pohon kakao menggunakan tali rafia plastik, dengan posisi kaki tidak menyentuh tanah.
Namun, berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, ditemukan sejumlah kondisi yang dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan karakteristik yang lazim ditemukan pada kasus gantung diri.
Temuan itu menjadi dasar bagi penyidik untuk memperluas penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
AKP Tri Hartanto menegaskan, seluruh kemungkinan masih terbuka hingga hasil autopsi dan rangkaian penyelidikan selesai. Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Hasil autopsi akan menjadi salah satu dasar penting untuk memastikan penyebab kematian korban. Kami masih melakukan pendalaman secara menyeluruh,” tegasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
