Uncategorized
Kantor Dinkes Baru Gunungkidul Dirancang Tahan Gempa
Wonosari, (pidjar.com)- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membangun gedung baru Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari. Gedung tersebut dirancang tahan gempa mengingat kondisi geografis Gunungkidul yang memiliki potensi bencana gempa bumi.
Pembangunan kantor Dinkes baru itu berada di kompleks perkantoran baru Pemkab Gunungkidul. Proyek tahap pertama mendapat alokasi anggaran Rp7 miliar dari APBD Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan desain gedung mempertimbangkan aspek keamanan, termasuk potensi gempa.
“Gedung ini dirancang tahan gempa dan juga mengusung konsep ramah disabilitas guna menjamin keamanan dan kenyamanan akses bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Rakhmadian, Minggu (16/8/2026).
Gedung utama yang dibangun pada tahap pertama terdiri dari dua lantai. Masing-masing lantai memiliki luas sekitar 550 meter persegi.

Rakhmadian mengatakan pembangunan fisik saat ini masih berada pada tahap awal. Proyek yang dimulai pada akhir Juli 2026 tersebut baru memasuki pekerjaan fondasi dan pemasangan besi untuk kolom bangunan.
“Sekarang baru fondasi sama penanaman besi untuk tiang-tiang itu, kolom-kolom itu,” ujarnya.
Pemkab Gunungkidul menargetkan pembangunan gedung utama tersebut rampung pada akhir Desember 2026.
Namun, kebutuhan anggaran pembangunan kantor Dinkes secara keseluruhan lebih besar. Berdasarkan Detail Engineering Design (DED), kebutuhan anggaran mencapai Rp10 miliar.
Dari total tersebut, Rp7 miliar dialokasikan untuk pembangunan gedung. Sementara kebutuhan Rp3 miliar lainnya diperuntukkan pembangunan dan penataan kawasan sekitar gedung, termasuk lanskap bagian depan dan area parkir.
“Anggarannya tujuh miliar, kalau dari DED-nya kita butuhnya Rp10 miliar,” jelasnya.
Pekerjaan lanskap dan parkir direncanakan dilanjutkan pada tahun berikutnya apabila anggaran tersedia.
“Nanti di tahun yang akan datang jika tersedia anggaran, kita lanjutkan lagi yang Rp3 miliar untuk pembangunan lanskap depan sama perparkirannya,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih sebelumnya juga mengingatkan agar pemilihan material tidak hanya mempertimbangkan tampilan atau estetika sehingga menjaga kualitas bangunan. Material bangunan harus mudah dirawat agar gedung tetap nyaman dan tidak membutuhkan biaya pemeliharaan besar.
“Penggunaan material seperti batu paras disarankan untuk dipertimbangkan kembali agar tidak cepat kotor atau berlumut,” kata Endah.
Dengan konsep tahan gempa dan ramah disabilitas, kantor Dinkes baru tersebut ditargetkan tidak hanya menjadi gedung perkantoran, tetapi juga memberikan keamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat yang nantinya membutuhkan layanan kesehatan.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized5 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
