Olahraga
Kekuatan Lebih Merata, 8 Besar Lipeg 2020 Bakal Sajikan Pertarungan Sengit
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) 2020 akan mulai memasuki babak yang seru. Sebanyak 8 tim yang lolos ke babak 8 besar akan bersaing untuk berebut tiket semifinal. Dengan penerapan sistem gugur, pertandingan-pertandingan dalam fase ini tentunya akan lebih seru. Apalagi, tim-tim yang lolos tersebut merupakan tim-tim terbaik dengan kemampuan yang hampir berimbang. Dalam fase ini, nantinya setiap team akan menjalani dua laga, home dan away.
Penitia Lipeg 2020, Heri Santosa memaparkan, tim-tim yang lolos ke babak 8 besar adalah ialah SMK Muh Tepus, SMK Pembangunan Karangmojo, SMK Muh Playen, SMA N 2 Playen, SMA N 1 Tanjungsari, SMK N 2 Wonosari, SMK N 1 Nglipar dan SMK N 1 Saptosari. Sejumlah tim tersebut memang menjadi langganan babak 8 besar Lipeg. Heri memaparkan, pada babak 8 besar Lipeg 2020 ini, pertandingan dijanjikan akan lebih seru. Hal ini lantaran, kekuatan tim saat ini telah lebih merata.
“Sekarang misalnya ada kekuatan baru di SMK N 1 Saptosari, dan juga kelihatannya tim-tim lain selain SMA N 1 Tanjungsari dan SMA N 2 Playen telah mempersiapkan diri secara serius,” kata dia, Jumat (06/03/2020).
Ia menjelaskan, 8 tim yang lolos dari fase grup pun siap mati-matian demi lolos ke semifinal. Pada babak perempat final ini, lima juara terbaik di fase grup dan tiga runner up terbaik telah melakukan drawing.
“Hasil drawingnya, SMK Muh Tepus vs SMK Pembangunan Karangmojo sebagai pembuka laga pada hari ini 6 Maret 2020 di jam pertama dan di jam kedua SMK Muh 1 Playen VS SMA N 1 Tanjungsari,” jelas dia.

Kemudian pada tanggal 7 Maret 2020 akan mempertemukan SMA N 2 Playen vs SMK N 1 Saptosari dan SMK N 2 Wonosari vs SMK N 1 Nglipar. Nantinya seluruh tim akan bertarung sebanyak dua kali.
“Mereka akan bermain 2 kali sistem home away. Tim yang lolos akan dihitung dari poin 2 pertemuan mereka,” terang Heri.
Untuk putaran kedua akan dilangsungkan pada tanggal 21 dan 22 Maret 2020. Semua pertandingan tersebut dipusatkan di stadion Gelora Handayani Gunungkidul mulai pukul 14.15 WIB.
Heri menambahkan, Lipeg pada tahun ini disebut mengalami peningkatan baik dari segi kesiapan tim maupun supporter. Pada tahun sebelumnya, hanya beberapa sekolah saja yang menampilkan koreografi guna mendukung tim kesayangan mereka, namun saat ini semua tim didukung supporter dengan segala keunikannya.
“Lipeg ini sangat pantas untuk ditonton dan dinikmati. Kita bisa melihat potensi olahraga kita di situ,” pungkas dia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
