fbpx
Connect with us

Olahraga

Lipeg Kembali Digelar, Panitia Antisipasi Kericuhan Suporter

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Penggemar sepakbola di Gunungkidul bakal mendapatkan tontonan menarik. Gelaran Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) ke-6 tahun 2020 akan segera dihelat. Puluhan klub dari SMA/SMK akan mengikuti ajang bergengsi ini. Mulai tanggal 23 Januari 2019, Liga pelajar terbesar di Gunungkidul ini akan mulai bisa disaksikan oleh masyarakat penggila bola Gunungkidul.

Ketua Penyelenggara Lipeg #6, Heri Santosa memaparkan, hingga saat ini, sudah ada 21 sekolah yang mengkonfirmasi akan mengikuti Lipeg #6. Ia menjamin gelaran ini akan menjadi kompetisi seru di mana para pemain muda terbaik di Gunungkidul bakal menunjukan potensinya.

Adapun 21 sekolah yang mengikuti gelaran ini antara lain SMAN 1 Tanjungsari, SMAN 2 Playen, SMK Bhinakarya Rongkop, SMKN 1 Ponjong, SMK Muh Rongkop, SMAN 1 Karangmojo, SMK Pembangunan Karangmojo, SMAN 1 Semin, SMKN 2 Wonosari, SMAN 1 Wonosari, SMAN 2 Wonosari, SMK Yappi Wonosari, SMN 1 Saptosari, SMAN 1 Playen, SMKN 1 Tepus, SMKN Girisubo, SMK Muh Tepus, SMK Muh Playen, SMKN 3 Wonosari.

“Sekolah-sekolah tersebut memang memiliki tim terbaik di Gunungkidul. Mereka akan memperebutkan Piala Menpora,” papar Heri, Selasa (14/01/2020) siang.

Selain menyuguhkan pertandingan-pertandingan bermutu, dalam Lipeg ini, juga akan menyuguhkan tontonan lainnya. Selain pertunjukan yang direncanakan panitia khususnya saat pembukaan dan penutupan, para suporter juga akan memberikan dukungan yang sangat positif dan memberikan hiburan.

Berita Lainnya  Bupati Award, Ratusan Atlet dan Pelatih Berprestasi Dapat Penghargaan dan Uang Pembinaan

“Pada tahun-tahun sebelumnya, para suporter memang sangat kreatif sehingga memberikan hiburan tersendiri,” paparnya.

Saat ini, panitia sendiri telah melakukan persiapan akhir. Diantaranya adalah dengan menggelar pertemuan dengan para pejabat, termasuk Bupati dan Wakil Bupati. Menurut Heri, baik Bupati Badingah maupun Wakil Bupati Immawan Wahyudi memberikan dukungan sepenuhnya terhadap penyelenggaraan Lipeg ini. Hal ini tentunya menjadi semangat bagi seluruh panitia maupun pemain untuk memberikan yang terbaik.

“Harapan kami Lipeg terus maju selain sebagai pembinaan olahraga juga pembinaan generasi muda dan bermitra dengan Pemkab Gunungkidul,” tambah Heri.

Dengan antusiasme yang tinggi dari para pelajar, Heri memaparkan bahwa pihaknya juga sudah mempersiapkan berbagai macam antisipasi, terutama dalam hal ini potensi gesekan antar suporter. Pihaknya telah menugaskan panitia untuk melakukan pendekatan secara massif terhadap kelompok-kelompok suporter.

Berita Lainnya  Prestasi Gemilang Karateka Muda Gunungkidul di Ajang Sunan Kalijaga Cup XI

Para suporter sendiri dilarang untuk mengucapkan yel-yel yang berbau provokasi terhadap kelompok lainnya. Selain itu, panitia juga memantau media sosial masing-masing kelompok suporter agar tidak sampai ada provokasi di media sosial.

“Kita sudah antisipasi semuanya, semoga semua bisa berjalan lancar,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengapresiasi gelaran Lipeg ke-6 ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif dalam menjadikan sarana penunjukkan prestasi dan kreatifitas SMA/SMK yang ada di Gunungkidul.

“Saya harap diatur waktunya yang baik agar tidak mengganggu aktifitas belajar mengajar bagi para siswa SMA maupun SMK,” jelas Badingah.

Badingah juga berpesan agar semua pihak melakukan pendekatan terhadap suporter maupun para pemain agar nantinya tidak ada aksi bentrok antar pelajar. Bupati juga berpesan agar media sosial dipantau sehingga nantinya gesekan akibat medsos bisa diminimalisir.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler